Menu
Sign in
@ Contact
Search
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres berbicara selama Konferensi Peninjauan 2022 Para Pihak Perjanjian tentang Non Proliferasi Senjata Nuklir di PBB, New York City pada 1 Agustus 2022. (FOTO: ANGELA WEISS / AFP)

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres berbicara selama Konferensi Peninjauan 2022 Para Pihak Perjanjian tentang Non Proliferasi Senjata Nuklir di PBB, New York City pada 1 Agustus 2022. (FOTO: ANGELA WEISS / AFP)

Sekjen PBB Peringatkan Soal Pemusnahan Nuklir

Selasa, 2 Agustus 2022 | 10:29 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

PBB, investor.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa/ PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa kesalahpahaman dapat memicu penghancuran nuklir. Ini disampaikan terkait pemerintah Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis mendesak Rusia untuk menghentikan “retorika dan perilaku nuklirnya yang berbahaya”.

Pada pembukaan konferensi utama Perjanjian Non Proliferasi Nuklir (NPT) di New York, AS Guterres memperingatkan bahwa dunia menghadapi bahaya nuklir yang tidak terlihat sejak puncak Perang Dingin.

Baca juga: Bicara di PBB, Kaesang bagi Pengalaman Bisnisnya Hadapi Pandemi

Mengutip perang Rusia dengan Ukraina dan ketegangan di semenanjung Korea dan di Timur Tengah, Guterres mengatakan dirinya khawatir krisis dengan nada nuklir dapat meningkat.

“Hari ini, umat manusia hanyalah satu kesalahpahaman, satu kesalahan perhitungan jauh dari pemusnahan nuklir,” kata Guterres pada konferensi tinjauan kesepuluh NPT, Selasa (2/8). Ini adalah perjanjian internasional yang mulai berlaku pada 1970 untuk mencegah penyebaran senjata nuklir.

“Kita sangat beruntung sejauh ini. Tapi keberuntungan bukanlah strategi. Juga bukan perisai dari ketegangan geopolitik yang memuncak menjadi konflik nuklir,” tambahnya.

Guterres menyerukan negara-negara untuk menempatkan umat manusia di jalan baru menuju dunia yang bebas dari senjata nuklir.

Pertemuan yang digelar di markas besar PBB di New York itu sempat beberapa kali ditunda sejak 2020 akibat pandemi Covid-19. Pertemuan ini akan berlangsung hingga 26 Agustus 2022.

Guterres mengatakan bahwa konferensi adalah kesempatan untuk memperkuat perjanjian itu dan membuatnya cocok untuk dunia yang mengkhawatirkan di sekitar kita.

Baca juga: PBB: 71 Juta Orang Jatuh Miskin Setelah Harga-Harga Naik

“Menghilangkan senjata nuklir adalah satu-satunya jaminan bahwa senjata itu tidak akan pernah digunakan,” mohon sekjen tersebut. Ia juga menambahkan bahwa dirinya akan mengunjungi Hiroshima untuk memperingati bom atom 6 Agustus 1945 di Jepang oleh AS.

“Hampir 13.000 senjata nuklir sekarang disimpan di gudang senjata di seluruh dunia. Semua ini pada saat risiko proliferasi tumbuh dan pagar pembatas untuk mencegah eskalasi melemah,” tambahnya.

Pada Januari 2022, lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yakni AS, Tiongkok, Rusia, Inggris, dan Prancis telah berjanji untuk mencegah penyebaran senjata nuklir lebih lanjut.

Pada Senin (1/8), AS, Inggris, dan Prancis menegaskan kembali komitmen mereka dalam sebuah pernyataan bersama. Pihaknya mengatakan perang nuklir tidak dapat dimenangkan dan tidak boleh diperjuangkan.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com