Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Serangan Bom Bunuh Diri Irak, 22 Orang Tewas

Selasa, 5 April 2016 | 14:41 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGHDAD – Serangan bom bunuh diri yang diklaim oleh kelompok Negara Islam (NI), bentrokan dan tembakan mortir sedikitnya telah menewaskan 22 orang di Irak, Senin (4/4).


Menurut sumber di bidang keamanan dan medis, tindak kekerasan itu juga menghantam empat provinsi berbeda, sehingga melukai lebih dari 70 orang. Kelompok NI telah mengeluarkan pernyataan bertanggung jawab atas ledakan pengeboman bunuh diri. Kelompok ini juga sering melakukan serangan bom bunuh diri di Irak yang menargetkan kepada warga sipil dan pasukan keamanan.


Dalam ledakan mematikan, pelaku pengeboman bunuh diri menyerang sebuah jalan di bagian selatan kota pelabuhan Basra serta menewaskan lima orang dan melukai 10 orang. Empat tindakan bom bunuh diri tersebut ditargetkan ke pasukan keamanan Irak dan warga sipil, berikut tembakan mortir yang menyerang rumahrumah di dekat Baghdad.


Menurut wartawan AFP, pihaknya melihat tiga jenazah yang hangus terbakar di tempat kejadian serangan, di Basra, di mana dua orang ada di dalam kendaraan dan orang ketiga berada di atas tandu.


Laporan salah satu wartawan menyebutkan, ledakan itu menyebabkan kendaraan terbakar dan menghancurkan bangunanbangunan di daerah tersebut. Sedangkan, para pelaku pengeboman lain melancarkan serangan ke pos pemeriksaan gabungan polisi dan tentara di bagian utara Baghdad.


Di sisi lain, serangan ketiga dilancarkan kepada paramiliter propemerintah di Mishahada, bagian utara ibu kota, dan serangan keempat mengenai milisi di restoran, di bagian selatan kota Nasiriyah. Adapun serangan mortir menghantam rumah di Abu Ghraib, bagian barat Baghdad, sehingga menewaskan dua orang dan melukai sedikitnya tujuh orang, demikian kata pejabat.


Menurut Gubernur Basra Majid al-Nasrawi kepada wartawan, kelompok NI telah menderita kekalahan di daerah barat dan terus berusaha untuk memindahkan medan pertempuran ke daerah selatan, di mana di sana ada banyak pasukan melawan anggota jihad.


Kelompok NI menyerbu sebagian besar daerah di utara dan barat Baghdad, pada 2014. Namun, sejak itu, pasukan Irak yang didukung serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat (AS), dilatih untuk melakukan perebutan wilayah, yang barubaru ini dilakukan di bagian barat provinsi Anbar.


Senada dengan yang disampaikan gubernur Basra, pejabat militer AS menyampaikan bahwa NI telah kehilangan wilayah, hal ini karena mereka beralih

ke strategi pengeboman dalam upaya untuk tetap relevan.


Kelompok ini telah kehilangan keunggulannya di medan perang. Jadi apa yang sudah terlihat baru-baru ini lebih banyak melakukan serangan-serangan tingkat tinggi,” ujar Kapten Chance McCraw kepada wartawan di Baghdad. (afp/leo)




















Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN