Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Calon presiden (Capres) petahana Amerika Serikat (AS) Donald Trump ( kiri) dan capres Joe Biden (kanan) saat menggadakan acara town hall pada 15 Oktober 2020. ( Foto: JIM WATSON, BRENDAN SMIALOWSKI / AFP )

Calon presiden (Capres) petahana Amerika Serikat (AS) Donald Trump ( kiri) dan capres Joe Biden (kanan) saat menggadakan acara town hall pada 15 Oktober 2020. ( Foto: JIM WATSON, BRENDAN SMIALOWSKI / AFP )

Tinggal 5 Hari, Trump dan Biden Bertarung di Medan Tempur

Jumat, 30 Oktober 2020 | 07:13 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Tinggal lima hari lagi menuju hari pemilihan pada 3 November 2020, petahana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penantangnya, mantan wakil presiden Joe Biden, bertarung di negara bagian medan tempur yang sekarang menjadi sangat penting untuk dimenangi, yakni Florida.

Trump dan Biden berkampanye di Florida pada Kamis (29/10), dan datang ke kota yang sama hanya berselang beberapa jam. Keduanya antara lain dikabarkan akan menunjukkan pendekatan yang bertolak belakang dalam menghadapi lonjakan kasus baru virus corona Covid-19.

Hasil-hasil survei terakhir menunjukkan Biden masih unggul cukup signifikan secara nasional. Tapi keunggulannya menipis di negara-negara bagian medan tempur seperti Florida.

Hasil survei Reuters/Ipsos yang dirilis Rabu (28/10) menunjukkan Trump bergerak menyamakan kedudukan dengan Biden di Florida. Sebanyak 49% menyatakan akan memilih Biden dan 47% akan memilih Trump.

Florida menyumbang 29 suara elektoral sehingga negara bagian ini akan menjadi hadiah besar dalam pilpres Selasa pekan depan.

Trump dijadwalkan menggelar kampanye di ruang terbuka di kota Tampa. Kampanye-kampanye terakhir Trump dihadiri ribuan orang, walau banyak yang tidak memakai masker.

Sementara Biden dikabarkan akan menggelar kampanye drive-in di Tampa juga kemudian. Para hadirin akan mengikuti kampanye tetap di mobil masing-masing. Sebelum itu, ia menggelar acara serupa di Broward County di Florida Selatan.

Pandemi Covid-19 di AS telah menewaskan lebih dari 227.000 orang dan menyebabkan hilangnya jutaan lapangan kerja. Memasuki musim gugur, kasus-kasus barunya kembali melonjak.

Trump pekan ini berkali-kali menepis ancaman pandemi. Ia mengklaim rival-rivalnya dan media tidak akan memedulikan lagi pandemi setelah pilpres.

Dalam hasil survei Reuters/Ipsos di Florida, 48% calon pemilih memandang Biden akan lebih baik dalam menangani pandemi. Sedangkan 42% berpendapat Trump akan lebih baik. Sementara itu, 52% melihat Trump akan lebih baik mengelola ekonomi, dibandingkan 41% yang berpendapat begitu kepada Biden.

Beda Langkah

Setelah sembuh dari Covid-19, Trump menjalani jadwal kampanye yang sangat padat. Ia menggelar hingga tiga kampanye sehari di negara bagian berbeda.

Sementara Biden lebih sedikit berkampanye. Bahkan dua hari di pekan ini, Biden tetap berada di rumahnya di Delaware.

Data dari US Elections Project di University of Florida menunjukkan, sudah lebih dari 76,5 juta pemilih menggunakan hak suaranya lebih dini dan secara langsung, serta yang melalui surat. Jumlah itu saja sudah merupakan rekor dan lebih dari 53% total pemilih yang menggunakan hak suaranya pada pilpres 2016.

Kubu Republik pekan ini mendapatkan pukulan di dua negara bagian medan tempur. Mahkamah Agung AS menolak untuk menghentikan perpanjangan penerimaan suara lewat surat di Pennsylvania dan Carolina Utara. Trump mengklaim bahwa penggunaan hak suara lewat surat, walau jamak dalam pemilu di AS, condong menimbulkan penyelewengan besar-besaran.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN