Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Joe Biden (kiri) dan Donald Trump (kanan). ( Foto: JIM WATSON, BRENDAN SMIALOWSKI / AFP )

Joe Biden (kiri) dan Donald Trump (kanan). ( Foto: JIM WATSON, BRENDAN SMIALOWSKI / AFP )

Babak Akhir Kampanye Pilpres 2020

Trump dan Biden Ofensif di Negara Bagian Kunci

Senin, 2 November 2020 | 06:30 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

READING, investor.id – Petahanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kampanye di lima negara bagian dengan massa yang dikenal mengambang sepanjang Minggu (1/11). Sedangkan penantangnya Joe Biden memilih fokus ke Pennsylvania. Hal tersebut menandai babak akhir kampanye pemilihan presiden (pilpres) 2020, sebelum Hari Pemilihan pada 3 November 2020.

Para capres dan timnya mendatangi negara-negara bagian kunci di wilayah industri barat tengah (Midwest) dan pesisir tenggara AS sepanjang Sabtu (31/10). Keduanya berusaha keras menancapkan argumen-argumen penutup ke benak para pemilih AS.

Trump pada Minggu waktu setempat dijadwalkan kampanye di negara bagian Michigan, Iowa, North Carolina, Georgia, dan Florida. Sedangkan Biden memilih fokus di Pennsylvania, medan pertempuran kunci yang diperkirakan menjadi penentu pertarungan memperebutkan kursi presiden di Gedung Putih ini.

Pandemi virus corona Covid-19 menyebabkan banyak pemilih menghindari antre panjang pada Hari Pemilihan. Alhasil, sudah 92 juta suara masuk lebih awal. Ketat dan panasnya pertarungan tahun ini juga diperkirakan memunculkan tingkat partisipasi pemilih terbesar, setidaknya dalam satu abad terakhir di AS.

Trump pada Sabtu mengingatkan, negara bakalan ricuh jika tidak ada pemenang jelas dan cepat keluar dalam pilpres ini.

“Penghitungan hasil suara dapat memakan waktu berpekan-pekan dan hal-hal sangat buruk dapat terjadi di antaranya,” kata Trump, seperti dikutip AFP.

Sementara Biden di hadapan para pendukungnya mengatakan, ini waktunya bagi Trump untuk berkemas dan pulang.

Selain pandemi Covid-19 yang telah menelan korban lebih dari 230.000 orang di AS, pilpres kali ini berlangsung dalam kondisi AS terpecah belah. Perpecahan itu sangat dalam sampai-sampai penjualan senjata di beberapa daerah.

Sementara para pemilik usaha di sejumlah kota, termasuk Washington, sudah melakukan pengamanan seperti menutupi jendela-jendela tokonya. Polisi juga sudah dikerahkan untuk mengantisipasi timbulnya kerusuhan.

Bila Biden fokus ke Pennsylvania pada Minggu, Trump fokus ke negara bagian sehari sebelumnya. Trump mendatangi empat lokasi kampanye di negara bagian tersebut. “Negara bagian di mana cerita kemerdekaan Amerika dimulai,” kata Trump.

Sementara Biden tampil perdana dalam kampanye bersama mantan atasannya Barack Obama di kota Flint, Michigan. Biden berusaha keras meningkatkan jumlah pemilih di negara bagian yang dimenangi secara tipis oleh Trump pada 2016.

Di Pennsylvania, dalam perjalanan menuju kota perdesaan Bucks County, Trump melewati ratusan pendukung yang membawa poster-poster pro-Trump. Massa kemudian mencemooh rombongan kendaraan wartawan yang mengikuti di belakang, yang kerap menjadi sasaran kritik Trump.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN