Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nakhoda Neil Whitney sedang menyortir ikan di atas kapal nelayan Newhaven About Time setelah tangkapan pertamanya di lepas pantai tenggara Inggris, pada 12 Oktober 2020. ( Foto: Glyn Kirk / AFP )

Nakhoda Neil Whitney sedang menyortir ikan di atas kapal nelayan Newhaven About Time setelah tangkapan pertamanya di lepas pantai tenggara Inggris, pada 12 Oktober 2020. ( Foto: Glyn Kirk / AFP )

UE Perpanjang Kuota Penangkapan Ikan dengan Inggris

Jumat, 18 Desember 2020 | 06:56 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

BRUSSELS, investor.id – Uni Eropa (UE) memperpanjang sementara kuota penangkapan ikan untuk berbagi persediaan dengan Inggris selama tiga bulan lagi. Mengingat kesepakatan perdagangan pasca-Brexit yang masih dinegosiasikan.

Keputusan para menteri perikanan dari blok UE tersebut menutup pertemuan yang berlangsung sepanjang untuk menetapkan batas tangkapan tahunan untuk perairan di dan sekitar Uni Eropa.

Para juru runding UE dan Inggris dilaporkan masih mempermasalahkan hak penangkapan ikan sebagai bagian dari negosiasi yang bakal menentukan hubungan masa depan, setelah Inggris meninggalkan blok Uni Eropa pada akhir bulan ini.

Sementara hasil perundingan tentang keseimbangan masih menggantung, UE tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk memenuhi kuota.

“Ini sebagai jaminan, tanpanya nelayan tidak akan dapat melanjutkan aktivitas mereka pada 1 Januari,” ujar Menteri Pertanian Jerman Julia Kloeckner, yang mana negaranya memegang jabatan presiden bergilir Uni Eropa, seperti dikutip AFP, Kamis (17/12).

Para menteri perikanan secara khusus setuju untuk mengurangi hingga 7,5% kuota tangkapan ikan pada 2021 di Laut Mediterania. Angka ini lebih sedikit dari pengurangan 15% yang diusulkan oleh Komisi Eropa karena mendapat tentangan dari Spanyol, Prancis dan Italia. Laut Mediterania sendiri merupakan wilayah perairan yang sangat dieksploitasi dalam hal penangkapan ikan.

Di sisi lain, Inggris masih berkeras bahwa mereka akan memiliki kendali penuh atas perairannya setelah bulan ini atau ketika periode transisi Brexit dengan UE berakhir.

Inggris juga menolak tuntutan Uni Eropa bahwa kapal penangkap ikan Eropa akan terus memiliki akses yang telah dinikmati selama beberapa dekade atau dalam beberapa kasus, selama berabad-abad. Bahkan jika tidak ada kesepakatan UE-Inggris yang akhirnya diselesaikan pada akhir masa transisi, Inggris dan UE diharuskan untuk mengelola stok ikan bersama di bawah Konvensi PBB tentang Hukum Laut untuk mencegah penangkapan spesies ikan secara berlebihan.

Sebagai informasi, selama berada di bawah perpanjangan kuota sementara, UE dan Inggris bakal berbagi 125 spesies ikan. Berbagi persediaan ini turut berlaku untuk Norwegia, yang bukan anggota UE.

“Meskipun perpanjangan ini jelas ditujukan guna menangani masalah politik jangka pendek, tetapi tidak didasarkan pada saran ilmiah untuk batas penangkapan ikan tahun 2021, dan pada akhirnya membuat rangkaian keputusan berikutnya menjadi lebih sulit. Menyebabkan populasi ikan dalam keadaan yang lebih buruk,” kata Rebecca Hubbard, direktur program di Our Fish, sebuah organisasi Eropa yang memerangi penangkapan ikan berlebihan.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN