Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo dari perusahaan-perusahaan digital Amerika Serikat (AS), Google, Apple, Facebook, dan Amazon yang ditampilkan di layar tablet. ( Foto: DENIS CHARLET / AFP )

Logo dari perusahaan-perusahaan digital Amerika Serikat (AS), Google, Apple, Facebook, dan Amazon yang ditampilkan di layar tablet. ( Foto: DENIS CHARLET / AFP )

UE-AS Berupaya Selaraskan Peraturan Big Tech

Jumat, 10 September 2021 | 06:15 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

BRUSSELS, investor.id – Para pejabat tinggi Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) pada bulan ini akan mencoba menyelaraskan strategi dalam mengelola peraturan untuk Big Tech dan mempertahankan nilai-nilai demokrasi di internet. Demikian menurut pernyataan yang disampaikan, Kamis (9/9).

Pembentukan dewan teknologi UE-AS itu pun telah disepakati pada pertemuan puncak Juni, dan pekerjaannya dimulai ketika kedua belah pihak menyusun undang-undang yang dapat mengubah cara berbisnis yang dilakukan oleh raksasa-raksasa perusahaan, seperti Google, Facebook, atau Apple.

Otoritas AS sendiri hampir dipastikan menekan Eropa untuk membantu mengekang ambisi negara adidaya Tiongkok yang baru muncul. Ada pun pertemuan Dewan Perdagangan dan Teknologi trans-atlantik pertama dijadwalkan berlangsung di Pittsburgh, pusat kegiatan teknologi AS, pada 29 September.

Pertemuan dewan tersebut akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken, Perwakilan Dagang AS Katherine Tai, dan Menteri Perdagangan Gina Raimondo. Sedangkan dari pihak Eropa bakal dipimpin oleh Wakil Presiden Eksekutif UE untuk (Kompetisi) Era Digital, Margrethe Vestager dan Wakil Presiden Eksekutif Komisi UE untuk Ekonomi, Valdis Dombrovskis.

Sebagai informasi, dewan itu dibentuk atas permintaan Eropa yang berusaha mencari tanda-tanda konkret dari kerja sama transatlantik yang telah mereda pasca ketegangan bertahun-tahun yang dipicu k mantan presiden Donald Trump, terutama mengenai masalah perdagangan.

“Pertemuan perdana ini menandai komitmen bersama kami untuk memperluas dan memperdalam perdagangan, investasi transatlantik dan untuk memperbarui aturan untuk ekonomi abad ke-21. Membangun nilai-nilai demokrasi bersama dan hubungan ekonomi terbesar di dunia, kami telah bekerja keras untuk mengidentifikasi area di mana kami dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan kebijakan perdagangan dan teknologi memberikan kepada rakyat kami,” demikian menurut pernyataan bersama, yang dikutip AFP.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pertemuan Dewan Perdagangan dan Teknologi trans-atlantik akan terdiri atas 10 kelompok kerja dengan topik yang mencakup kerja sama dalam standar teknologi, keamanan dan keamanan rantai pasokan, dan pelanggaran hak asasi manusia secara online.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN