Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. ( Foto: Brendan Smialowski / AFP )

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. ( Foto: Brendan Smialowski / AFP )

Wah, Donald Trump Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Biden

Rabu, 20 Januari 2021 | 23:23 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meninggalkan sepucuk surat kepada penggantinya, Joe Biden sebelum meninggalkan Gedung Putih. Demikian disampaikan Juru bicara Judd Deere kepada AFP, beberapa menit setelah Trump pergi.

Meninggalkan surat kepada pemimpin berikutnya di Ruang Oval ternyata merupakan tradisi kepresidenan yang dipertahankan.

Sampai saat ini, Trump masih menolak kekalahannya selama lebih dari dua bulan dan tidak pernah memberi selamat kepada Biden atas kemenangannya.

“Kita hanya penghuni sementara di kantor ini. Itu membuat kita menjadi pelindung dari institusi dan tradisi demokrasi yang diperjuangkan, dan diperjuangkan oleh leluhur kita. Terlepas dari dorongan dan tarikan politik sehari-hari, terserah kita untuk meninggalkan instrumen demokrasi kita setidaknya sekuat kita yang menemukannya,” demikian tulis Barack Obama dalam surat yang ditujukan kepada Trump empat tahun lalu.

Namun ada surat yang disebut-sebut salah satu yang paling berkelas yang ditinggalkan oleh seorang presiden, yaitu yang ditulis oleh George H.W. Bush kepada Bill Clinton – yang telah menjadikan Bush sebagai presiden satu periode setelah kalah dalam pemilihan umum (pemilu) 1992.

Surat yang ditinggalkan Bush saat keluar dari Gedung Putih pada 1993, mengingatkannya pada “rasa ingin tahu dan hormat” saat ia masuk ke Ruang Oval empat tahun sebelumnya.

“Akan ada masa-masa yang sangat sulit, jangan biarkan kritik membuat Anda patah semangat atau mendorong Anda keluar jalur. Anda akan menjadi presiden kami ketika Anda membaca catatan ini. Saya berharap Anda baik-baik saja. Saya berharap keluarga Anda baik-baik saja. Kesuksesan Anda sekarang adalah kesuksesan negara kami. Saya mendukung Anda dengan keras. Semoga berhasil,” tulis Bush kepada lawannya.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN