Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele

Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele

Wall Street Jatuh, Tertekan Aksi Ambil Untung

Sabtu, 1 Mei 2021 | 07:02 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Tiga indeks utama saham di bursa Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Investor memanfaatkan akhir pekan untuk ambil untung (profit taking) di tengah musim laporan keuangan yang kuat, salah satunya raksasa e-commerce Amazon yang mencatat rekor laba pada triwulan pertama 2021.

Dow Jones Industrial Average turun 0,54% ke 33.874,85, indeks S&P 500 turun 0,72% ke 4.181,17, Nasdaq turun 0,85% ke 13.962,68.

Namun, jika dilihat selama April, S&P 500 menguat sekitar 5%, melanjutkan tren positif dalam tiga bulan terakhir. Indeks menguat 11% secara year to date. Dow Jones naik 2,7% selama April, sementara Nasdaq menguat 5,4%.

Amazon mencatat kenaikan laba tiga kali lipat menjadi US$ 8,1 miliar dalam triwulan pertama 2021. Penjualan naik 44% ke US$ 108 miliar. Kinerja Amazon di atas prediksi analis yang memprediksikan laba per saham US$ 9,54 versus realisasi US$ 15,79. Harga saham Amazon turun 0,11% pada penutupan perdagangan.

Saham Twitter turun 15,2% setelah mengumumkan laporan keuangan. Pengguna Twitter bertambah 7 juta di triwulan pertama 2021 dibanding triwulan sebelumnya, menjadi 199 juta, sedikit di bawah estimasi analis 200 juta pengguna. Pendapatan Twitter naik 28% ke US$ 1,04 miliar pada triwulan pertama 2021 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Saham Apple turun 1,5% setelah Uni Eropa menduga App Store melanggar peraturan antimonopoli.

Data ekonomi yang lebih kuat dirilis pada hari Jumat, melanjutkan tren yang mengangkat saham sepanjang bulan. Pengeluaran Maret melonjak 4,2% lebih baik dari perkiraan, sementara pendapatan pribadi melonjak sebesar 21,1% di tengah lebih banyak stimulus fiskal.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN