Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa, Hans Kluge. ( Foto: RITZAU SCANPIX /AFP /VIA GETTY IMAGE )

Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa, Hans Kluge. ( Foto: RITZAU SCANPIX /AFP /VIA GETTY IMAGE )

WHO akan Bahas Penanganan Varian Baru Virus Corona

Rabu, 23 Desember 2020 | 07:25 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

COPENHAGEN, investor.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Eropa pada Selasa (22/12) menyampaikan akan mengumpulkan para anggotanya untuk membahas cara-cara menangani varian baru dari virus corona Covid-19 yang ditemukan di Inggris.

Menurut Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Kluge via Twitter, pihaknya terus memantau dengan cermat terkait penyebaran varian baru virus itu, dan akan mengumpulkan negara-negara anggota guna membahas strategi terkait pengujian, mengurangi penularan dan risiko komunikasi. Namun tidak ada penjelasan lebih lanjut soal jangka waktu.

“Membatasi perjalanan untuk mencegah penyebaran adalah langkah bijaksana sampai kami memiliki info yang lebih baik. Tetapi rantai pasokan untuk barang-barang penting dan perjalanan penting harus tetap memungkinkan dilakukan,” ujar Kluge, seperti dikutip AFP.

Menurut laporan, kini puluhan negara mulai dari India hingga Argentina telah melarang penerbangan dari Inggris karena khawatir dengan jenis virus baru, yang dilaporkan 70% lebih menular.

Namun WHO mengungkapkan, saat ini belum ada bukti yang menunjukkan adanya perubahan dalam tingkat keparahan penyakit.

Sebagai informasi, wilayah WHO Eropa terdiri atas 53 negara, termasuk Rusia dan beberapa negara Asia Tengah – yang mana telah mencatat hampir 24 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 500.000 jiwa meninggal dunia.

Selama akhir pekan, WHO Eropa telah mendesak supaya dilakukan tindakan yang lebih kuat untuk menahan penyebaran turunan virus baru dan meminta para anggotanya untuk meningkatkan urutan virus SARS-CoV-2, jika memungkinkan.

Pemerintah negara anggota WHO pun diminta berbagi data urutan internasional, khususnya, dalam pelaporan jika terjadi mutasi yang sama, yang saat ini menjadi perhatian.

CEO BioNTech Ugur Sahin. ( Foto: FABIAN BIMMER / REUTERS )
CEO BioNTech Ugur Sahin. ( Foto: FABIAN BIMMER / REUTERS )

Vaksin untuk Mutasi Virus

Di sisi lain, salah satu pendiri BioNTech Ugur Sahin mengatakan pada Selasa bahwa vaksin buatannya sangat memungkinkan untuk melawan turunan mutasi virus yang terdeteksi di Inggris. Dia juga menambahkan dapat menyesuaikan vaksin untuk varian baru virus corona dalam waktu enam pekan, jika diperlukan.

“Secara ilmiah, sangat mungkin respon imun oleh vaksin ini juga dapat mengatasi varian virus baru. Tetapi jika diperlukan, pada prinsipnya keindahan teknologi pembawa pesan adalah bahwa kami dapat langsung mulai merekayasa vaksin yang sepenuhnya meniru mutasi baru ini. Kami dapat menyediakan vaksin baru secara teknis dalam enam pekan,” kata Sahin.

Sahin menambahkan, bahwa varian baru virus corona yang terdeteksi di Inggris memiliki sembilan mutasi, bukan hanya satu seperti biasanya.

Meski demikian, ia masih meyakini bahwa vaksin yang dikembangkan dengan mitranya Pfizer dari Amerika Serikat (AS) akan efisien karena mengandung lebih dari 1.000 asam amino. “Hanya sembilan di antaranya yang berubah, sehingga 99% proteinnya masih sama,” tuturnya.

Sahin mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan tes pada varian baru virus corona dan hasilnya diperkirakan keluar dalam dua pekan. “Kami memiliki keyakinan ilmiah bahwa vaksin itu mungkin melindungi, tetapi kami baru akan mengetahuinya jika telah dilakukan percobaan. Kami akan mempublikasikan datanya secepat mungkin,” demikian penjelasannya. 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN