Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dosis-dosis vaksin virus corona Covid-19 buatan Pfizer-Biontech di pusat vaksinasi di Magdeburg, Jerman timur pada 27 Desember 2020. ( Foto: Ronny Hartmann / POOL / AFP )

Dosis-dosis vaksin virus corona Covid-19 buatan Pfizer-Biontech di pusat vaksinasi di Magdeburg, Jerman timur pada 27 Desember 2020. ( Foto: Ronny Hartmann / POOL / AFP )

WHO Sahkan Penggunaan Darurat Vaksin Covid Pfizer-BioNTech

Jumat, 1 Januari 2021 | 11:36 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JENEWA, investor.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (31/12) mengesahkan penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Langkah validitas dari WHO ini membuka jalan bagi negara-negara di seluruh dunia untuk segera menyetujui impor dan distribusi vaksin tersebut.

Menurut WHO, vaksin Pfizer-BioNTech adalah yang pertama menerima validasi darurat sejak virus corona pertama kali muncul di Tiongkok setahun lalu.

“Ini adalah langkah yang sangat positif untuk memastikan akses global ke vaksin Covid-19. Tetapi saya ingin menekankan perlunya upaya-upaya global yang lebih besar untuk memenuhi pasokan vaksin yang mencukupi guna memenuhi kebutuhan populasi prioritas di mana pun,” ujar Mariangela Simao, pejabat tinggi WHO yang bertugas memastikan akses ke obat-obatan, dala sebuah pernyataan.

WHO mengatakan daftar penggunaan daruratnya membuka jalan bagi para regulator di berbagai negara untuk menyetujui impor dan distribusi vaksin.

Sebelumnya, Inggris telah terlebih dahulu meluncurkan program vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech pada 8 Desember tahun lalu. Langkah ini kemudian diikuti oleh negara-negara di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Uni Eropa (UE).

WHO menambahkan, keputusan pengesahan juga memungkinkan Unicef – yang memainkan peran logistik utama dalam mendistribusikan vaksin anti-Covid – dan Organisasi Kesehatan Pan-Amerika untuk mendapatkan vaksin bagi negara-negara yang membutuhkannya.

Sebelumnya, WHO mengumpulkan para pakarnya sendiri dan orang-orang dari seluruh dunia untuk melakukan kajian terhadap data keamanan, kemanjuran, dan kualitas dari vaksin Pfizer-BioNTech, demi menimbang manfaat dan risikonya.

“Hasil kajian menemukan bahwa vaksin tersebut memenuhi kriteria yang harus dimiliki dalam hal keamanan dan kemanjuran yang telah ditetapkan oleh WHO, serta manfaat menggunakan vaksin untuk mengatasi potensi risiko Covid-19,” demikian menurut pernyataan.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN