Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO PT Jagartha Penasihat Investasi, FX Iwan/IST

CEO PT Jagartha Penasihat Investasi, FX Iwan/IST

Games Pasar Modal Bisa Jadi Alat Literasi Investasi Milenial

Listyorini, Rabu, 2 Oktober 2019 | 15:55 WIB

JAKARTA, Investor.id – Sebuah penelitian menyebutkan, hanya sedikit dari generasi milenial yang tertarik dengan investasi karena gaya hidup mereka cenderung mengutamakan kenyamanan dan kurang peduli untuk mempersiapkan masa depan. Padahal, sudah banyak platform investasi yang diciptakan untuk menjangkau kalangan milenial.

Untuk mengetahui lebih jauh terkait literasi investasi untuk milenial, Investor Daily berkesempatan mewawancarai CEO PT Jagartha Penasihat Investasi, FX Iwan. Berikut petikannya:

Literasi investasi di Indonesia masih rendah. Bagaimana pendapat Anda untuk menggaet kalangan milenial agar melek investasi?

Kalangan milenial adalah generasi yang bisa dibilang paling mudah menerima informasi dari 'manapun. Terlepas dari eratnya mereka dengan arus informasi dan digitalisasi, milenial juga merupakan generasi kritis yang kerap mengutamakan informasi dari pihak ketiga atau testimoni dari pihak yang mereka percaya.

Karena itu, agar generasi milenial melek investasi, terlebih dahulu perlu dibangun rasa ingin tahu mereka tentang manfaat investasi dalam perspektif anak muda. Saat ini sudah banyak platform investasi yang menawarkan investasi dengan entry cost yang sangat terjangkau. Saya rasa perlu lebih banyak upaya mendekatkan platform-platform ini ke generasi milenial, dengan cara yang agak tradisional namun tetap menjunjung unsur-unsur kreatif dan inovatif, misalnya edukasi dalam bentuk games pasar modal ke kampus-kampus, hiburan keluarga, dan lainnya.

Gerakan offline ini sedikit banyak akan menimbulkan curiosity dan ujung-ujungnya mereka akan tergerak untuk mencari lebih lanjut secara online. Bentuk pemasaran online lainnya seperti video edukasi yang lebih interaktif dan dibawakan oleh tokoh-tokoh influencer juga bisa menjadi salah satu pendorong pertumbuhan. Inilah kenapa pentingya memiliki sumber informasi mumpuni secara online dan offline agar bisa diakses oleh banyak pihak. Karena bagaimanapun, akses edukasi investasi tidak bisa dilihat dari kacamata Jakarta saja tapi pemerataannya harus sejalan di seluruh kota di Indonesia.

Apa rencana kerja Jagartha untuk menggaet kalangan milenial?

Bisnis kami pada dasarnya menyasar target B2B (business to business), sehingga memang tidak bersinggungan langsung dengan end-user. Namun kami juga terus berpartisipasi aktif dalam edukasi pasar modal pada kalangan milenial melalui berbagai kegiatan online dan offline serta kolaborasi dengan berbagai platform fintech untuk pendalaman pasar modal Indonesia.

Bisa dijelaskan, lingkup kerja PT Jagartha Penasihat Invetasi? Apa bedanya dengan perusahaan penasihat investasi lainnya?

PT Jagartha Penasihat Investasi (Jagartha Advisors) berdiri sejak akhir 2017 dan mendapat ijin sebagai Penasihat Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-13/D.04/2018 tanggal 29 Maret 2018

Dalam dua tahun terakhir terdapat pertumbuhan yang cukup signifikan pada jumlah pelaku industri pengelolaan investasi khususnya pada Penasihat Investasi. Sebagian besar pertumbuhan didorong oleh Manajer Investasi yang mengambil lisensi tambahan berupa Penasihat Investasi ataupun Agen Penjual Reksadana (APERD) non-Bank yang juga mengambil lisensi tambahan berupa Penasihat Investasi. Saat ini Jagartha Advisors merupakan salah satu pionir Penasihat Investasi yang Independen dan tidak terafiliasi dengan perusahaan efek lainnya (Manajer Investasi atau APERD)

Bagaimana potensinya di Indonesia?

Jagartha Advisors melihat bahwa seiiring dengan tren pertumbuhan investor ritel yang kian meningkat diperlukan juga pemahaman investasi yang baik oleh para investor. Kehadiran Penasihat Investasi Independen yang tidak terafiliasi dengan perusahaan sangat investasi diperlukan untuk mewakili kepentingan investor melalui pendampingan dan edukasi berkelanjutan.

Disisi lain, sejak program Tax Amnesty yang dijalankan pada 2016 lalu dan akan segera berakhir pada tahun depan membuka ruang bagi Penasihat Investasi untuk dapat mendampingi investor yang melakukan repatriasi dalam melihat lebih luas potensi investasi yang dapat dilakukan di dalam negri, tidak terbatas kepada instrumen pasar modal saja namun juga akses terhadap investasi sektor riil yang informasinya masih sangat terbatas saat ini

Industri wealth management di Indonesia dalam satu dekade terakhir masih di dominasi oleh perbankan sebagai distributor produk-produk investasi. Namun disisi lain jenis instrumen investasi yang dapat ditawarkan melalui perbankan masih sangat terbatas pada produk-produk Reksa Dana dan Obligasi dalam negri terutama setelah krisis ekonomi global pada tahun 2008 yang menyebabkan dibatasinya akses investasi ke luar negri.

Di sisi lain, kami melihat peranan Penasihat Investasi yang juga dinaungi oleh OJK dapat menjadi salah satu solusi bagi investor HNWI untuk bisa memperoleh akses dan penasihatan investasi yang lebih luas tidak terbatas hanya pada Reksa Dana atau Obligasi namun juga pada efek-efek lainnya sesuai definisi efek pada UU No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Melihat landscape pertumbuhan investor yang terus meningkat setiap tahunnya dan juga semakin banyaknya jenis instrumen investasi yang hadir (P2P, ECF, dll), kami melihat kehadiran peran Penasihat Investasi akan semakin dibutuhkan untuk mendampingi dan mewakili kepentingan investor.

Disisi lain, kehadiran Penasihat Investasi juga dapat membantu para pelaku bisnis, baik itu UKM maupun Perusahaan Keluarga untuk mengenal lebih lanjut pasar modal sebagai salah satu akses solusi pembiayaan yang lebih murah melalui penerbitan surat hutang dan IPO

Apa peran Jagartha dalam meningkatkan literasi keuangan di Indonesia?

Sejak di dirikan, Jagartha Advisors secara aktif berpartisipasi dalam melakukan edukasi pendalaman pasar modal dimulai dari penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan HIPMI untuk memberikan edukasi dan pendalaman pasar modal kepada anggota-anggota HIPMI

Di sisi lain, Jagartha Advisors juga bekerja sama dengan Bareksa sebagai platform Reksa Dana online terbesar di Indonesia saat ini sebagai Penasihat Investasi pada umumnya dan juga memberikan pendampingan pada segmen baru yang diluncurkan oleh Bareksa yaitu Bareksa Prioritas yang melayani nasabah-nasabah HNWI.

Kehadiran Bareksa Prioritas dengan menggandeng Jagartha Advisor sebagai Penasihat Investasi menjadi salah satu inovasi dan pinoir terobosan baru yang memberikan nilai lebih pada investor khususnya investor HNWI dimana investor dapat menikmati efisiensi dan efektifitas transaksi melalui online platform namun pada saat bersamaan memiliki akses pada Advisor yang memiliki lisensi untuk memberikan penasihatan investasi.

Pendalaman pasar modal melalui POJK 37 tetang Equity Crowd Funding juga menjadi momentum pertumbuhan Jagartha Advisors di tahun ini dimana saat ini Jagartha Advisors sudah ditunjuk sebagai Penasihat Investasi oleh salah satu platform ECF yang saat ini sedang dalam proses pengajuan izin ke OJK. Kesempatan ini juga tentunya menjadi momentum untuk semakin mengenalkan jasa Penasihat Investasi kepada masyarakat luas.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA