Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua LP3M Investa, Hari Prabowo, pengamat pasar modal

Ketua LP3M Investa, Hari Prabowo, pengamat pasar modal

KOPI PAGI

Hari Terakhir Jelang Lebaran, 6 Saham Ini Layak Dicermati

Selasa, 11 Mei 2021 | 07:29 WIB
Oleh Hari Prabowo

Investor.id - Hari ini, Selasa (11/5/2021), merupakan hari terakhir perdagangan karena bursa akan libur untuk Hari Raya Lebaran, dan kembali buka pada 17 Mei 2021.

Biasanya menjelang libur panjang aktivitas transaksi relatif berkurang, maklum pelaku pasar mungkin sudah banyak juga yang mendahului liburan.

Namun yang menarik investor asing dalam tiga hari terakhir justru mulai memborong saham secara selektif sehingga terjadi net buy hampir Rp1 triliun dalam sepekan.

Masih sulit diduga apakah asing akan berlanjut melakukan pembelian saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah sejak awal tahun 2021 banyak melepas saham-saham Blue Chip.

Sekalipun hari ini nilai transaksi mungkin di bawah rerata transaksi harian, peluang meraih cuan selalu terbuka karena selalu ada saham yang berfluktuatif dan bergerak positif.

Beberapa saham yang punya fundamental dan prospek menarik dengan mendasarkan pada Laporan Keuangan terakhir serta rencana kerja emiten. Berdasarkan tape reading, adan sejumlah saham yang patut dicermati, antara lain ANTM, PGAS, BBTN, BBCA, PSSI, dan KIJA. Saham-saham tersebut memungkinkan untuk dibuat trading harian maupun investasi jangka menengah.

Kenaikan harga komoditas, seperti nikel, CPO, dan juga emas juga bisa menjadi katalis bagi saham-saham mineral dan tambang, dan sejenisnya mengingat dolar AS terus mengalami pelemahan dan sentimen suku bunga rendah menyusul data pekerjasaan AS yang mengecewakan.

Data penggajian (payrolls) non-pertanian AS pada Jumat (7/5/2021) menunjukkan pertumbuhan pekerjaan secara tak terduga melambat pada April, mendorong dolar ke level terendah dalam lebih dari dua bulan.

Kondisi bursa setelah liburan akan sangat tergantung pada perkembangan Covid-19 selama liburan Hari Raya nanti, jika kasus positif tidak liar dan bisa ditekan kemungkinan IHSG akan tumbuh positif antara 6000-6070. Sebaliknya jika kasus Covid meningkat, IHSG kemungkinan akan kembali dikisaran 5850- 5950.

Pergerakkan IHSG sementara ini akan cukup ketat karena lebih banyak investor yang "bermain" pendek menyesuaikan kondisi pasar yang belum stabil.

Happy trading and happy cuan !!.

*** Hari Prabowo: Ketua LP3M Investa, pengamat pasar modal.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN