Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi: Ketua LP3 M Investasa, Hari Prabowo saat diskusi tentang Strategi Trading  dan Mengenal Jurus Bandarmologi.

Ilustrasi: Ketua LP3 M Investasa, Hari Prabowo saat diskusi tentang Strategi Trading dan Mengenal Jurus Bandarmologi.

KOPI PAGI

IHSG Fluktuatif Ekstrem, Disiplin dengan Trading Plan

Senin, 1 Februari 2021 | 07:04 WIB
Oleh Hari Prabowo

Investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan hari ini, Senin (1/2/2021) kemungkinan kembali bergerak fluktuatif ekstrim, menyusul bursa saham di Wall Street yang bergerak liar pada penutupan akhir pekan terseret saham GameStop yang diperdagangkan secara spekulatif.

Fenomena GamSTop dimana investor ritel bersatu melawan "bandar" menjadi perbincangan pelaku pasar dan viral di media sosial. Terispirasi dari hal itu, efek GameStop meluas ke sejumlah negara.

Di Indonesia, fenomena ajakan agar ritel bersatu juga dijumpai di media sosial, tetapi masih diragukan kekuatannya dari sisi pendanaan, terlebih perilaku investor Indonesia tentu berbeda kharakternya.

Fenomena GameStop yang meluas ini menjadi kekhawatiran di pasar, terlebih masih banyak sentimen negatif terkait terus meningkatnya jumlah infeksi virus corona (Covid-19). Mungkin kalau di bursa Indonesia, saham lapis dua yang menjadi obyek "perlawanan" investor ritel terhadap bandar.

Namun ada sisi positifnya bahwa tidak selamanya bandar saham selalu menang, mereka punya lawan yang bisa tangguh. Bursa biar berjalan alami tempat mencari rejeki, yang terpenting tidak boleh melanggar aturan.

Boleh saling adu strategi untuk berdagang saham, silahkan pilih saham yang blue chips, lapis dua atau lapis tiga, tetapi jangan melanggar aturan yang ada.

Di tengah pergerakan saham yang cenderung liar, investor sebaiknya disiplin dengan trading plan, bisa menyesuaikan diri dengan kondisi bursa, kapan mau investasi jangka panjang atau trading pendek. Seperti para pembalap MotoGP atau F1 yang selalu ganti ban menyesuaikan cuaca.

Namun penting bagi investor, dalam kondisi saat ini harus mempunyai psikologi yang baik, jangan masuk bursa dengan keraguan, apalagi ketakutan karena akan mempengaruhi keputusan jual dan beli.

Persiapkan psikologi secara baik tak mudah grogi, tapi juga jangan tamak dalam situasi saat ini. Bila ragu lebih baik tinggalkan bursa untuk sementara waktu guna menjaga resiko.

Jika berniat trading pendek cari saham saham yang likuid dan punya prospek baik, antara lain ELSA, BJTM, PWON, KRAS, BBTN, JPFA.

Selamat "berselancar" digelombang bursa yang cukup ekstrim.

 

*** Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa, pemerhati pasar modal.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN