Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa, dan pengamat pasar modal.

Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa, dan pengamat pasar modal.

KOPI PAGI

Reli IHSG Karena Investor Asing Masuk?

Senin, 30 November 2020 | 07:30 WIB
Oleh Hari Prabowo

Investor.id - Sebulan terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan 12,3% terakhir dilevel 5783, dengan mencatat 15 hari bursa naik dan 5 hari bursa turun.

Benarkah reli IHSG ini karena investor asing kembali masuk bursa? Seperti kita ketahui bahwa investor asing sejak awal tahun sampai kuartal ketiga 2020 mengalami net sell lebih dari Rp 40 triliun.

Namun posisi asing di bursa efek Indonesia sekarang tidak lagi mayoritas seperti dulu. Saat ini porsi investor lokal terus meningkat menjadi sekitar 70%, menggeser asing. Tentu posisi ini sangat bagus karena bisa memperkuat pasar modal Indonesia, sehingga transaksi bursa bisa stabil tidak hanya bergantung investor asing.

Namun demikian peran investor asing tetap juga sangat penting karena membawa aliran modal kedalam negeri melalui pembelian obligasi maupun saham.Masukknya modal asing bisa memperkuat cadangan devisa dan bahkan mengembangkan dunia usaha jika masuk ke sektor riil.

Apakah asing akan terus mengakumulasi kembali saham-saham yang sebelumnya telah dilepas? Sektor dan kriteria apa yang mereka inginkan? Ini menarik untuk dicermati, jika saja asing kembali membelanjakan kembali modalnya ke BEI, wow..ini akan mendorong IHSG naik lebih tinggi dari saat ini, bahkan tidak menutup kemungkinan akhir tahun 2020 nanti IHSG bisa mencapai 5900 sampai dengan 6000.

Jadi kenaikan IHSG ini didukung oleh pertumbuhan investor lokal yang signifikan serta masukkan kembali investor asing secara bertahap, yang saat ini sudah sekitar Rp 7 triliun.

Kalau saja kondisi terus membaik dari sisi ekonomi maupun keamanan dan politik, pasar modal akan tumbuh lebih cepat, transaksi bursa meningkat dan IHSG naik lebih tinggi.

Namun semua harus tetap waspada, pasar keuangan ini sangat sensitif jika ada gejolak sedikit sudah langsung berpengaruh. Jangan sampai ibarat "balon yang meletus" ketika besarnya terlalu cepat maka jika meletus akan turun dengan cepat. Rasa optimis itu perlu tetapi harus tetap dengan perhitungan yang matang.

Hari ini perlu kita cermati pengaruh bertambahnya kasus positif Covid-19 di Indonesia yang terakhir kemarin menembus record tertinggi. Hal ini bisa menjadi pengaruh negatif bagi IHSG.

Semoga wabah ini bisa segera teratasi dengan upaya bersama.

Menu saham hari ini yang bisa dicernati antara lain TLKM, BMRI, ASII, SOCI, BEST, dan KIJA.

*** Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa, dan pengamat pasar modal.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN