Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua dari kanan) didampingi Wakil Menteri I BUMN Pahala Mansury (paling kiri) dan Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo (paling kanan) menyaksikan paparan kesiapan infrastruktur & layanan TelkomGroup menyambut G20 2022 oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kedua dari kiri) di Nusa Dua, Bali, Selasa (28/12). (Foto: Dok PR)

Menteri BUMN Erick Thohir (kedua dari kanan) didampingi Wakil Menteri I BUMN Pahala Mansury (paling kiri) dan Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo (paling kanan) menyaksikan paparan kesiapan infrastruktur & layanan TelkomGroup menyambut G20 2022 oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kedua dari kiri) di Nusa Dua, Bali, Selasa (28/12). (Foto: Dok PR)

Jelang G20

Erick Thohir Minta Telkom Group Pastikan Kualitas Infrastruktur TIK G20

Rabu, 29 Desember 2021 | 14:46 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id- Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir meninjau kesiapan infrastruktur Telekomunikasi Informasi dan Komunikasi (TIK) milik Telkom menjelang perhelatan G 20 pada 2022 nanti di Badung, Bali.

Erick didampingi Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury dan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Network & IT Solution Herlan Wijanarko, dan Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam.

Erick meminta Telkom dan Telkomsel untuk memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi untuk kegiatan internasional ini.

“Telkom dan Telkomsel harus memastikan seluruh jaringan seperti wifi, internet, data center, dan semua yang diperlukan sudah siap untuk mendukung G20 ini. Jaringan yang disediakan tidak hanya di sekitar Bali, tapi juga di tempat lain yang ada hubungannya dengan G20 seperti Jakarta, Labuan Bajo, dan lainnya,” kata Erik melalui siaran pers, Rabu (29/12).

Pada kesempatan tersebut, Menteri BUMN melihat kesiapan Telkom dan Telkomsel sudah maksimal, tidak hanya terlihat dari timnya tapi juga berbagai infrastruktur sudah disiapkan.

“Kita bisa lihat ada SNG dan Combat Telkomsel. Ini Mobile Combat 5G. Kalau G20 di Italia kemarin masih 3G, di Indonesia sudah 5G. Gak kalah Indonesia dengan Eropa. Kadang kita masih suka malu-malu, padahal kita negara besar. Jadi harus kita buktikan bahwa kita adalah negara besar. Indonesia gak kalah bagus,” tambah Erick.

Dalam agenda ini, Erick juga meninjau Mobile Satellite News Gathering layanan yang mengakomodasi kebutuhan para Broadcaster TV dalam bentuk tayangan audio visual. Ini merupakan solusi bagi industri pertelevisian dalam memenuhi kebutuhan siaran tunda maupun siaran langsung kegiatan G20. Selanjutnya peninjauan Compact Mobile BTS 5G Telkomsel, salah satu infrastruktur yang mendukung penguatan sinyal 5G selama kegiatan berlangsung.

Tak hanya itu, Erick juga menyaksikan demo dari inovasi use case pengunaan teknologi 5G, yaitu Robot Patroli 5G. Selanjutnya, meninjau kesiapan infrastruktur jaringan dan layanan Telkom Group di Network Operation Center (NOC) yang nantinya berperan sebagai pusat monitoring selama kegiatan G20 berlangsung.

NOC ini akan terhubung dengan pusat monitoring nasional dan regional yang saling terintegrasi sehingga dapat memastikan layanan yang andal dan prima di seluruh titik hingga kegiatan selesai.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah menambahkan, menjadi sebuah kehormatan bagi Telkom Group diberikan tugas dan tanggung jawab untuk mendukung konektivitas penyelenggaraan event internasional para pimpinan negara G20.

Telkom Group, kata Ririek, berkomitmen untuk memastikan bahwa hanya infrastruktur dan layanan yang andal kelas dunia yang kami hadirkan di event G20 ini melalui penyediaan konektivitas, platform, dan layanan digital terbaik.

“Ini akan menjadi milestone penting bagi Telkom Group dalam partisipasinya mendukung event kenegaraan nasional dan internasional, seperti Konferensi Asia Afrika, Asian Games, Annual Meeting IMF-World Bank, dan PON,” ungkap Ririek.

Dalam mendukung kegiatan G20, Telkom telah menyediakan infrastruktur backbone Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) dengan sistem backup yang terintegrasi.

Untuk layanan telekomunikasi, Telkom Group menyediakan lebih dari 2.000 access point baik di main venue maupun sekitarnya, 7.561 Base Transceiver Station Telkomsel, serta sekitar 64 ribu sambungan akses ODP di berbagai lokasi.

Layanan ini disiapkan untuk 23 venue G20 di 15 kota seluruh Indonesia, dengan koordinasi dari ujung pengawalan pada site langsung hingga pengawalan terpusat yang melibatkan 70 total posko, serta sistem monitoring infrastruktur dan layanan menggunakan IT Tools yang andal dan terintegrasi. Sebanyak hampir dua ribu petugas dan teknisi lapangan pasukan teknis dan lapangan siap standby 24x7 mengamankan kualitas layanan.

“Dengan kerja keras dan kerja cerdas semua pihak yang terlibat, Telkom menyakini dapat mendukung tercapainya sukses penyelenggaraan sekaligus substansi dari kegiatan G20. Ini akan menjadi etalase untuk menunjukkan kehebatan Indonesia di mata dunia serta menggambarkan bahwa dengan digitalisasi Indonesia bisa leapfrog sejajar dengan negara maju dunia lainnya,” tutup Ririek.

Editor : Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN