Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan OVO untuk peninglatan SDM yang digelar sebelum pandemi Covid-19. (IST)

Kegiatan OVO untuk peninglatan SDM yang digelar sebelum pandemi Covid-19. (IST)

OVO Rekrut SDM Andal dari Berbagai Latar Belakang

Kamis, 6 Januari 2022 | 20:07 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - OVO, salah satu platform pembayaran digital, rewards, dan layanan keuangan terdepan (fintech) dan paling banyak digunakan di Indonesia, menyadari bahwa pertumbuhan bisnisnya akan selalu memerlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang andal. Karena itu, OVO pun masih terbuka untuk menerima talenta andal dari berbagai latar belakang keilmuan.

HR Director OVO Debora Bangun mengatakan, pertumbuhan pesat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, perlu disertai dengan persiapan dan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang andal. Hal tersebut pun diperlukan oleh OVO yang merupakan penyedia layanan teknologi finansial (fintech) yang terbuka.  

“OVO menyadari bahwa industri fintech akan dapat berkembang lebih optimal jika ditopang oleh bakat-bakat dari berbagai latar belakang industri, bukan hanya teknologi,” tutur Debora, dalam pernyatannya, Kamis (6/1).

Menurut dia, latar belakang SDM yang beragam akan membawa perspektif unik yang memampukan OVO untuk melakukan berbagai inovasi layanan keuangan yang aman dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

“Di antara karyawan OVO, ada yang berlatar arsitektur, lembaga swadaya masyarakat, fesyen, film, data science, desain grafis, dan masih banyak lagi. Kontribusi dan sudut pandang mereka sangat kami hargai, baik yang merupakan mahasiswa magang maupun manajemen senior,” imbuhnya.

Filosofi tersebut sejalan dengan pendekatan ekosistem terbuka yang dianut OVO, di mana OVO terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak demi mendorong literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Di tahun sebelumnya pun, OVO telah banyak menjalin banyak kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, antara lain BCA, BRI, Bank Mandiri, Google Play, JD.ID, Bukalapak, BliBli, Pos Indonesia, HappyFresh, McD, dan masih banyak lagi.

Sementara itu, menurut laporan riset dari CORE Indonesia, sebanyak 82% UMKM di Tanah Air menyatakan terbantu oleh ekosistem OVO di tengah pandemi, dengan rata-rata kontribusi ekosistem mencapai 18% dari penjualan mereka.

Sebanyak 71% juga mengaku mengalami peningkatan literasi keuangan digital dan mulai menjalankan pencatatan keuangan secara lebih rutin. Delapan dari 10 responden yang sebelumnya tidak memiliki askes bank pun mengaku kini mengenal produk-produk perbankan karena bergabung dengan OVO.

“Pencapaian OVO menjadi pendorong semangat kami untuk terus berkembang,” tutur Debora.

Menurut dia, perjuangan OVO mendukung pemerintah dalam menuju Indonesia inklusif keuangan masih cukup panjang. Karena itu, OVO sangat terbuka untuk menerima talenta-talenta baru yang ingin turut bersama mendorong dan membuka akses layanan keuangan yang komprehensif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Bagi mereka yang tertarik bergabung agar dapat mengunjungi laman resmi karier OVO di https://www.ovo.id/career,” pungkas dia.

Merangkul lebih dari 1,2 juta merchant QRIS di lebih dari 430 kota dan kabupaten, aplikasi OVO kini telah dapat digunakan untuk mengakses pembayaran, transfer, top up dan tarik dana, serta layanan asuransi, serta investasi dan pinjaman di seluruh Nusantara.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN