Menu
Sign in
@ Contact
Search
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Kebijakan Digital dan SDM Dedy Permadi. (IST)

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Kebijakan Digital dan SDM Dedy Permadi. (IST)

Diberi Waktu 3 Hari Perbaiki Sistem dan Hapus Fitur

Kemenkominfo Ancam Blokir 11 Aplikasi Pencuri Data Pribadi

Jumat, 22 April 2022 | 21:46 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberikan waktu tiga hari kepada penyelenggara sistem elektronik (PSE) pengampu 11 aplikasi yang ada di pasar aplikasi Google Play Store untuk menutup sistem dan menghapus fitur-fitur pencuri data pribadi penggunanya.  

Waktu yang diberikan sejak Kamis (21/04/2022). Jika mereka mengabaikan hal tersebut, Kemenkominfo akan melakukan tindakan tegas dengan memutus akses/memblokir terhadap aplikasi dimaksud.

Sebelumnya, Instagram Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, @siberpoldametrojaya, telah merilis 11 aplikasi dari Google Play Store, antara lain yang menyediakan fitur adzan dan salat yang mencuri data pribadi penggunanya.

Aplikasi terdiri atas Speed Camera Radar, Al-Moazin Lite (Prayer Times), WiFi Mouse (remote control PC), QR and Barcode Scanner, Qibla Compass - Ramadan 2022, Simple Weather and Clock Widget, Handcent Nex SMS-Text w/MMS, Smart Kit 360, Al Quran MP3 - 50 Reciters and Translation Audio, Full Quran MP3 - 50+ Language and Translation Audio, dan Audiosdroid Audio Studio DAW.

Baca juga: Kemenkominfo Investigasi Aplikasi Curi Data Pribadi

Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi menyampaikan, menyikapi pemberitaan beberapa hari terakhir terkait adanya beberapa aplikasi di Google Play Store yang diduga melakukan penggunaan data pribadi tidak sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, Kemenkominfo telah melakukan penelusuran, pendalaman, dan investigasi.

“Hasil dari penelusuran dan kedalaman yang dilakukan oleh Kemenkominfo adalah bahwa aplikasi-aplikasi tersebut memang memiliki fitur-fitur yang berpotensi dapat melanggar prinsip-prinsip dalam  perlindungan data pribadi,” ujar Dedy, dalam pernyataannya, Jumat (22/04/2022).

Berdasarkan pendalaman tersebut, lanjut dia, pihaknya pun telah berkomunikasi dan menyampaikan secara resmi kepada para PSE yang merupakan pengampu dari aplikasi-aplikasi tersebut untuk segera menutup fitur-fitur yang berpotensi melanggar prinsip perlindungan data pribadi.

“Sehingga, kami sampaikan secara tegas kepada pihak-pihak yang terkait bahwa mereka harus segera melakukan perbaikan sistem dan juga memperbaiki tata kelola di aplikasi-aplikasi mereka,” imbuhnya.

Dedy menyampaikan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut memiliki potensi untuk melanggar prinsip perlindungan data pribadi karena di dalamnya terdapat fitur yang memungkinkan akses identitas perangkat, akses daftar kontak perangkat, aktivasi lokasi secara otomatis, sampai dengan melihat koneksi sambungan Wi-Fi pengguna secara tanpa izin.

“Kami sampaikan bahwa Kemenkominfo akan bertindak secara tegas jika dalam waktu tiga hari setelah pemberitahuan, yakni 21 April 2022, mereka tidak melakukan perbaikan sistem perlindungan data pribadi. Kemenkominfo akan melakukan pemutusan akses terhadap aplikasi-aplikasi tersebut,” tegas dia.

Baca juga: Lindungi Data Pribadi

Terakhir, Dedy sangat berharap semua PSE untuk terus mengupayakan perlindungan data pribadi para penggunanya, baik dari sisi teknologi tata kelola maupun sumber daya manusia.

“Dengan demikian, setiap masyarakat yang menggunakan sistem elektronik bisa lebih terlindungi dari unsur-unsur yang berpotensi melanggar prinsip-prinsip dengan data pribadi,” pungkas Dedy.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com