Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
First Media hadirkan First Warriors di Jakarta, Kamis (22/8). (Foto: Emanuel Kure/ID)

First Media hadirkan First Warriors di Jakarta, Kamis (22/8). (Foto: Emanuel Kure/ID)

Cari Talenta e-Sports di Tanah Air

First Media Luncurkan First Warriors

Kamis, 22 Agustus 2019 | 18:25 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Link Net Tbk melalui brand First Media, pemimpin industri penyedia TV cable dan fixed broadband cable internet di Indonesia, meluncurkan First Warriors, sebuah audisi pencarian bakat atlet olahraga elektronik (e-sports) di Indonesia.

Bekerja sama dengan para mitra, upaya tersebut dilakukan untuk mendorong ekosistem e-sports di Indonesia menjadi sebuah industri yang dapat memberikan manfaat di era digital sekarang. Di sisi lain, First Media juga menyediakan berbagai produk untuk mendukung para atlet serta menjadi sponsor di berbagai acara e-sports.

Deputy CEO Link Net Victor Indajang mengatakan, First Warriors merupakan audisi pencarian bakat atlet e-sports pertama yang digelar di Indonesia. Para atlet yang berprestasi dan memenangkan audisi tersebut akan dikontrak dan menjadi official team e-sporst First Media.

“Para atlet yang berprestasi dan memenangkan audisi tersebut akan menjadi talenta dari First Media. Mereka akan dikontrak dan menjadi tim yang mengikuti berbagai ajang, termasuk ajang international dari tim First Media,” kata Victor, dalam acara peluncuran First Warriors di Jakarta, Kamis (22/8).

Menurut dia, gebrakan yang dilakukan First Media itu untuk mendukung perkembangan ekosistem e-sports di Tanah Air. Tak hanya mencari talenta, First Media juga akan menjadi sponsor di setiap ajang e-sporsts serta meluncurkan produk-produk untuk para ahli dan pofesional gim (game expert).

“Kami memiliki komitmen untuk membangun ekosistem e-sports di Indonesia. Hal itu juga untuk mendukung pemerintah dalam memajukan dunia e-sporst di Indonesia,” ujarnya.

Dia menyampaikan, ajang audisi First Warriors kali ini akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 1,3 miliar. Ajang ini akan dilaksanakan di enam kota dan dimulai pada 15 September dan mencapai puncak final pada 15 Oktober 2019. Jenis gim yang akan dipertandingkan dalam ajang tersebut adalah Free Fire.

Para peserta yang mengikuti ajang tersebut diperkirakan mencapai 15 ribu orang, diseleksi menjadi finalis sebanyak 48 orang, dan akan dipilih satu pemenang. Dari jumlah tersebut, sebanyak delapan orang yang terpilih akan menjadi tim yang bergabung dengan First Media.

Sementara itu, Content & e-Sports Director Link Net Ferliana Suminto mengungkapkan, untuk mendukung First Warriors, First Media menghadirkan paket pop game xpert untuk para gamer. Paket ini terdiri atas high speed unlimited broadband internet, high end game router, dan best quality channels. Paket di-bundling dengan beragam merchandise menarik lain, yakni smartphone, smartwatch, dan game voucher dengan harga mulai dari Rp 289.500.

“Kami juga akan meluncurkan in-house channel khusus e-sports di layanan TV cable First Media, yaitu First Warriors di channel #999 yang mulai tayang pada Oktober 2019. Channel ini akan menghadirkan lebih dari 1.000 jam konten gaming dan e-sports. Ini juga demi mendukung ekosistem gim di Indonesia,” ungkap Ferlina.

Potensi Pasar

Sementara itu, laporan Newzoo's 2019 Global Games Market Report mengungkapkan, industri e-sports akan terus bertumbuh ke depannya. Segmen gim pada perangkat bergerak (mobile gaming) yang dimainkan pada smartphone dan tablet akan menjadi segmen paling besar dengan pendapatan (revenue) mencapai US$ 68,5 miliar, atau berkontribusi 45% dari pasar gim global pada 2019.

Tak hanya itu, sebanyak 80% atau US$ 54,9 miliar dikontribusi dari gim yang dimainkan di perangkat ponsel pintar (smartphone games). Selanjutnya, pada 2022, pendapatan mobile games diprediksi menghasilkan US$ 95,4 miliar.

“Peluang ini harus dimanfaatkan dengan terus membangun ekosistem gim di Tanah Air. Oleh karena itu, kami memiliki komitmen yang kuat untuk membangun ekosistem di Indonesia. Selain dari sisi produk, kami juga fokus mengembangkan talentanya di Indonesia,” tambah Victor.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN