Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nonot Harsono. Foto: IST

Nonot Harsono. Foto: IST

Indonesia Berduka Atas Wafatnya Pakar Telko Nonot Harsono

Jumat, 23 Juli 2021 | 20:19 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Indonesia kehilangan dan berduka atas wafatnya pakar telekomunukasi (telko) Ir Nonot Harsono, MT, pada usia 56 tahun, di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (23/7) siang, sekitar pukul 12.45 WIB.

Nonot Harsono dimakamkan di Jember pada hari Jumat ini. Kepergiannya cukup mengejutkan walaupun sempat dikabarkan terserang stroke awal pekan ini dan sebenarnya sudah mendapatkan tindakan medis.

Dia yang lahir di Jember, Jawa Timur, 4 April 1965, merupakan salah satu tokoh terkemuka dalam dunia telekomunikasi, atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Tanah Air. Keahliannya telah banyak dibaktikan pada dunia akademis, industri, dan regulasi telekomunikasi. 

Almarhum yang merupakan lulusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, banyak terlibat di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Nonot pun menjadi salah seorang anggota Dewan Pengawas Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) pada 2016-2019.

Dalam menjalani tugasnya sebagai anggota Dewan Pengawas, Nonot ikut berperan mengawal transformasi Bakti dari bentuk lamanya, yaitu Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

Nonot juga pernah menjabat sebagai komisioner di Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia  (BRTI) selama dua periode, yakni tahun 2009-2012 dan 2012-2015.

Dia juga pernah masuk ke dalam tim penyusun Rancangan Undang-Undang Telekomunikasi dan tim inti penyusun Peraturan Menteri 21 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Jasa Penyediaan Konten pada Jaringan Bergerak Seluler dan Jaringan Tetap Lokal Tanpa Kabel dengan Mobilitas Terbatas.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun. Dunia telekomunikasi Indonesia merasa sangat kehilangan atas wafatnya Bapak Nonot Harsono.  Terkhusus bagi kami di Bakti dan Kemkominfo, sumbangan pemikiran, tenaga, dan waktu beliau sangat tak ternilai harganya,” ujar Direktur Utama Bakti Anang Latif, dalam pernyataannya, Jumat (23/7).

Menurut dia, Nonot adalah kawan diskusi yang memandang suatu isu dengan komprehensif, menggabungkan lesson learnt masa lalu, dinamika kekinian, dan peluang masa depan.

Sebagai anggota Dewan Pengawas Bakti, wawasan dan dukungannya ikut membawa Bakti maju dan berkembang. Keteguhan pendiriannya mengarahkan jalan Bakti agar tetap berada dalam koridor yang baik. Nonot juga terus mengingatkan agar jangkauan Bakti semakin lebar menyentuh dan memberi manfaat bagi masyarakat di Tanah Air.

“Selamat jalan pribadi yang dermawan, saleh, mentor, dan sahabat kami. Kiranya almarhum husnul khotimah. Kami di Bakti akan meneruskan perjuangan Pak Nonot untuk menjadikan telekomunikasi dan informasi sebagai sarana yang mendorong masyarakat pada kesempatanuntuk lebih baik,” pungkas Anang.

 

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN