Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas PT Telkom Indonesia (Telkom) mengecek jaringan telekomunikasi di gardu Telkom, Daan Mogot, Jakarta, Foto ilustrasi: Investor Daily / Emral Firdiansyah

Petugas PT Telkom Indonesia (Telkom) mengecek jaringan telekomunikasi di gardu Telkom, Daan Mogot, Jakarta, Foto ilustrasi: Investor Daily / Emral Firdiansyah

Jaring Calon Talenta Digital, Kemkominfo Gandeng Asosiasi Sektor TIK

Rabu, 28 Juli 2021 | 15:25 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyiapkan program stimulus untuk melatih talenta digital melalui Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2021. Melalui program ini, Kemkominfo juga menggandeng Aosisiasi sektor TIK untuk terut terlibat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkominfo Hary Budiarto mengatakan, program yang telah berjalan sejak tahun 2018 bertujuan untuk menyediakan SDM yang terampil dan berdaya saing di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

“Talenta digital menjadi salah satu kunci dari transformasi digital. Program DTS merupakan salah satu program untuk mendukung instruksi Bapak Presiden Joko Widodo tentang transformasi digital nasional, di mana ditargetkan 9 juta talenta digital terampil pada tahun 2030,” kata Hary melalui siaran pers belum lama ini.

Menurut Hary, dalam Program DTS 2021, ada beberapa akademi yang bisa dipilih, salah satunya Thematic Academy. Program ini diperuntukkan untuk masyarakat untuk bisa melengkapi kehidupannya atau kebutuhan di dalam menyelesaikan kegiatan kegiatan sehari-hari, sehingga dapat menambah keahlian.

“Jadi, Thematic Academy ini akan menawarkan beragam skema pelatihan dengan target peserta yang memang spesifik yaitu masyarakat masyarakat yang membutuhkan beberapa kompetensi atau keahlian di dalam mendukung kegiatan kegiatan sehari-hari,” ujar Hary.

Hary menjelaskan dalam Thematic Academy, peserta bisa memilih untuk mengikuti pelatihan Pelatihan Video Content Creator, Scrum Master, atau IT untuk perbankan. “Jadi, untuk IT perbankan ini kita lengkapi dengan magang sehingga diharapkan setelahnya mereka bisa langsung direkrut oleh Bank Mandiri, Bank BNI, maupun Bank BRI,” ungkap Hary.

Selain itu, adapula skema pelatihan yang dinamakan cyber security analyst untuk sektor publik. “Jadi kita harapkan mereka akan paham atau aware terhadap keamanan informasi ketika mereka memberikan data, informasi, atau mengkonfigurasi suatu jaringan komputer,” tuturnya.

Bahkan, tersedia juga pelatihan Big Data Social Science untuk peneliti atau masyarakat yang membutuhkan pemanfaatan analisis big data agar menghasilkan produk riset yang lebih baik.

“Kemudian, khusus untuk wanita kita juga memberikan suatu pelatihan yang dinamakan Woman in Tech Programming with Python. Jadi, kalau di-Bahasa Indonesiakan, para wanita ini akan diajarkan dengan coding yang diharapkan bisa menjadi programmer dengan cara-cara yang simple namun menggunakan bahasa programming yang kita namakan Phyton,” tutur Hary.

Libatkan Asosiasi

Hary juga menambahkan, pengembangan SDM harus didukung dan dilaksanakan tidak hanya oleh pemerintah, namun juga oleh lembaga-lembaga organisasi maupun korporasi. “Baik yang dari negeri maupun swasta, sehingga hasil yang didapatkan akan lebih masif dan merata di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Hary.

Pemerintah, lanjut dia, tidak hanya berperan untuk melaksanakan program pengembangan SDM, namun juga membangun ekosistem pengembangan SDM.

“Maka bersama ini Balitbang Kementerian Kominfo telah melaksanakan pelatihan talenta digital dan memberikan beasiswa untuk jenjang pendidikan ke tingkat magister maupun tingkat doktor,” lanjut Hary.

Tak hanya itu, Kemkominfo juga melibatkan peran asosiasi sektor TIK agar membantu menyebarluaskan peluang pelatihan. Harapannya, masyarakat mendapat informasi merata di seluruh wilayah Indonesia dan memperoleh suatu pelatihan-pelatihan gratis yang disiapkan pemerintah

“Kami sangat mengharapkan sekali dari Aptikom, Aspikom, maupun dari ABDI untuk bisa ikut mempublikasikan kegiatan-kegiatan atau menyebarluaskan informasi ini untuk banyak diikuti oleh masyarakat sehingga kita bisa menjaring peserta sebanyak mungkin hingga ke seluruh wilayah Indonesia,” jelas Hary.

Ke depannya, bersama asosiasi yang ada, sosialisasi ini semakin gencar dan melalui kantor-kantor perwakilan yang ada di asosiasi. Terutama yang ada di daerah ini bisa mengakses informasi sehingga banyak masyarakat yang mendapatkan pelatihan.

“Bisa lebih masif mendapatkan informasi ini dan bisa mengikuti pelatihan-pelatihan dalam rangka menyiapkan ekosistem digital. Sehingga semakin banyak masyarakat ahli digital, talenta digital akan mudah untuk mewujudkan Indonesia semakin digital, semakin maju,” tandas Hary.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN