Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi

Kemenkominfo Dorong Kolaborasi Percepat Transformasi Digital Inklusif

Jumat, 15 April 2022 | 13:13 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah Republik Indonesia telah menerapkan strategi transformasi digital untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascaCovid-19. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendorong dan memfasilitasi agar teknologi digital yang inklusif menopang aktivitas produktif setiap warga negara.

Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi mengatakan, hal tersebut akan dapat dilaksanakan dengan baik dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

"Indonesia telah menerapkan strategi digital untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca-Covid-19, sekaligus mempererat hubungan antarpemangku kepentingan, baik lembaga pemerintah, asosiasi, dan sektor swasta yang mendukung transformasi digital inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan," jelas Dedy, dalam Webminar Eurocham Strengthening the Indonesian Economy Post-Pandemic dari Jakarta Pusat, Kamis (14/04/2022).

Baca juga: Wujudkan Transformasi Digital, Pemerintah Siap Gandeng Swasta dan BUMN

Menurut dia, transformasi digital yang sukses perlu didukung oleh kolaborasi yang harmonis antara sektor publik dan swasta.

"EuroCham, sebagai forum perwakilan asosiasi bisnis Eropa di Indonesia, memiliki peran penting dalam mendorong kerja sama antara Indonesia dan Eropa, termasuk di bidang teknologi digital," tandasnya.

Dedy pun mengapresiasi peluncuran publikasi tahunan EuroCham Position Paper 2022. Publikasi ini disebutnya menggambarkan pandangan para pelaku usaha Eropa dari berbagai sektor industri mengenai perkembangan kebijakan dan regulasi di Indonesia selama setahun terakhir.

"Saya berharap dapat memberikan masukan bagi Indonesia menuju maju dalam menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif untuk menarik lebih banyak lagi penanaman modal asing," ungkapnya.

Selama puncak pandemi Covid-19, lanjut dia, mobilitas dunia sangat dibatasi oleh pemerintah di setiap negara untuk mengendalikan penyebaran virus. Karena itu, teknologi digital menjadi jembatan yang digunakan orang untuk berinteraksi dengan orang lain, bekerja, bertransaksi, belajar, dan hidup secara digital.

“Meskipun kita telah mengendalikan penyebaran Covid-19, teknologi digital telah menyebar secara dramatis dan sekarang menjadi identik dengan kehidupan kita sehari-hari," tuturnya.

Dedy menuturkan, pandemi telah mempercepat laju adopsi teknologi di seluruh sektor bisnis dan industri. Perusahaan digital terkemuka pun tumbuh lima kali lebih cepat daripada kebanyakan perusahaan dan investasi di bidang teknologi meningkat dua kali lipat selama periode tersebut.

Transformasi digital juga telah menjadi pendorong utama percepatan pertumbuhan ekonomi dan berperan penting dalam mendorong peningkatan produk domestik bruto (PDB) di berbagai sektor.

"Pada tahun 2030, transformasi digital diperkirakan berdampak pada perekonomian Indonesia sekitar US$ 314 miliar hingga US$ 414 miliar, karena kontribusi dari berbagai sektor, antara lain pertanian, industri, pemerintah, logistik, UMKM, dan ICT," jelasnya.

Transformasi digital juga disebutnya akan menjadi enabler penciptaan lapangan kerja bagi Indonesia pada 2030. Mengutip McKinsey (2021), teknologi digital berpotensi menambah sebanyak 4-23 juta pekerjaan di masa depan.

Baca juga: Kemenkominfo Percepat Transformasi Digital  yang Inklusif 

Rencana Transformasi Digital

Dedy menjelaskan, masih banyak kesalahpahaman seputar konsep transformasi digital yang sukses. Mengutip survei Harvard Business Review, 70% top management, atau CEO dari berbagai perusahaan gagal mencapai target transformasi digital perusahaannya.
"Terlepas dari potensinya, ini semua karena transformasi digital bukan hanya tentang teknologi itu sendiri, tetapi lebih tentang mengubah pola pikir dan budaya organisasi secara keseluruhan," tandasnya.

Karena itu, Pemerintah RI, melalui Kemenkominfo memutuskan untuk memfokuskan percepatan transformasi digital Indonesia pada empat dimensi utama, yaitu infrastruktur digital, ekonomi digital, pemerintahan digital, dan masyarakat digital.

Selanjutnya, berkaitan dengan ekonomi digital, Indonesia mengambil inisiatif mendukung dan mempromosikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal melalui aplikasi digital.


 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN