Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dedy Permadi, Jubir Kemkominfo. Sumber: BSTV

Dedy Permadi, Jubir Kemkominfo. Sumber: BSTV

Kemkominfo Rancang Institut Digital Nasional University

Jumat, 23 Juli 2021 | 16:18 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) merancang pengembangan Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) Yogyakarta menjadi Institut Digital Nasional University (IDN-U) untuk mencetak talenta digital Indonesia. Usulan Menkominfo Johnny G Plate tersebut pun telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi menyatakan, IDN-U merupakan program yang bertujuan untuk mendidik talenta digital Indonesia pada jenjang yang lebih tinggi. Kehadiran IDN-U merupakan angin segar bagi sektor pendidikan di Tanah Air.

“Berita baik untuk Indonesia, kita segera menyambut Institut Digital Nasional University. Universitas ini segera diluncurkan pada 2022, kuartal pertama nanti mulai dibuka programnya,” ujar Dedy, dikutip Jumat (23/7).

Menurut dia, IDN-U tidak hanya dibuka di Yogyakarta, tetapi juga di beberapa kota lain, di antaranya Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, dan Manado.

“Ini tentu sebuah angin segar di mana kita memiliki optimisme yang luar biasa. Karena tidak hanya pelatihan yang sifatnya nonformal, tetapi kita juga akan mendorong pendidikan formal untuk mempersiapkan talenta, atau kecakapan digital,” jelasnya.

IDN-U akan memiliki empat sekolah dengan dipimpin empat dekan, yaitu Sekolah Komunikasi Digital, Sekolah Bisnis dan Platform Digital, Sekolah Pasca-Sarjana Kemkominfo, serta Sekolah Kebijakan dan Regulasi Digital.

“Saya pikir, ini adalah insitusi pendidikan pertama di Indonesia yang fokus pada kecakapan digital dan akan terus dikembangkan, sehingga kebutuhan talenta digital kita bisa terpenuhi,” imbuh dia.

Dedy pun menegaskan bahwa IDN-U merupakan universitas pertama di Indonesia yang fokus pada kecakapan digital. Karena itu, Kemkominfo berkomitmen untuk terus mengembangkannya, sehingga kebutuhan talenta digital nasional dapat terpenuhi.

IDN-U nantinya memiliki tenaga pendidik sebanyak 70% dari kalangan praktisi, atau ahli, dan 30% dari akademisi. Sedangkan format pendidikannya memiliki jenjang kurikulum dari tingkat dasar, menengah, dan lanjutan.

“Berita baik untuk Indonesia, kita segera menyambut Institut Digital Nasional University yang hadir pertama di dua kota, yalni Jogja dan Jakarta, kemudian akan dikembangkan di delapan kota,” ujarnya.

Menurut Dedy, IDN-U memiliki tiga program, yakni reguler, nonreguler, serta riset dan PPM. Untuk reguler meliputi program sarjana dan, atau sarjana terapan, serta program pascasarjana terapan.

Program nonreguler punya program sarjana terapan, pascasarjana terapan, dan program sertifikat. Sedangkan program riset dan PPM meliputi riset terapan di bidang transformasi digital dan pengabdian pada masyarakat.

Nantinya, IDN-U tanpa pembatasan usia peserta didik. Salah satu syaratnya adalah dengan tes standarisasi untuk seleksi penerimaan peserta baru.

“Program-program sumber daya manusia yang sudah dicanangkan terus bergulir, tidak berhenti walaupun ada pandemi yang melanda. Kita harus optimistis dan memanfaatkan setiap peluang yang ada dengan mengikuti salah satunya program-program SDM bidang digital Kemkominfo,” pungkas Dedy.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN