Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PeduliLindungi, aplikasi yang dirancang untuk mencegah penyebaran Covid-19 mengadopsi teknologi GPS. (IST)

PeduliLindungi, aplikasi yang dirancang untuk mencegah penyebaran Covid-19 mengadopsi teknologi GPS. (IST)

Kemkominfo Telah Sempurnakan Aplikasi PeduliLindungi

Selasa, 5 Januari 2021 | 18:11 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memastikan aplikasi PeduliLindungi aman untuk digunakan oleh masyarakat demi mencegah penyebaran Covid-19. Pasalnya, aplikasi tersebut telah disempurnakan fitur dan ketentuan penggunaannya.

Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi mengatakan, saat ini, aplikasi PeduliLindungi untuk sistem operasi Android telah dikembangkan sampai versi 3.1.1. Versi terbaru ini telah mengalami banyak penyempurnaan, baik fitur dan izin aksesnya.

“Saat ini, versi PeduliLindungi Android adalah 3.1.1 di mana sudah banyak perbedaan fitur aplikasi dan izin. Pada versi 3.1.1, tidak ada lagi penggunaan fitur Bluetooth, Wi-Fi, kamera, dan file access untuk penyimpanan,” kata Dedy, dalam pernyataannya, Selasa, (5/1).

Hal tersebut disampaikan untuk merespons informasi tersebar yang tidak benar (hoaks) mengenai fitur dan izin akses pada aplikasi PeduliLindungi. Informasi hoaks tersebut juga dibuat didasarkan pada versi terdahulu, yaitu 2.2.2.

“Versi PeduliLindungi Android yang dibahas dan dijadikan isu adalah versi 2.2.2 yang dirilis tanggal 25 Juni 2020,” jelasnya.

Dia melanjutkan, izin akses yang dipakai dalam aplikasi PeduliLindungi sekarang sepenuhnya telah melalui persetujuan dari pengguna saat instalasi aplikasi. Izin akses yang digunakan pada aplikasi semata-mata untuk meningkatkan user experience dan benefit bagi user saat menggunakan PeduliLindungi.

Saat ini, aplikasi PeduliLindungi juga tidak hanya menyediakan fitur pelacakan kontak (contact tracing), tapi juga fitur informasi lokasi terdampak yang bermanfaat bagi user untuk waspada dan menghindari saat berada di lokasi tersebut.

“Untuk itu, akses geolokasi pada telepon seluler diperlukan untuk memberikan informasi berharga ini,” ungkap Dedy.

Menurut dia, kebijakan privacy PeduliLindungi tercantum pada https://pedulilindungi.id/kebijakan-privasi-data sudah mendapat persetujuan pihak Google Play Store.

“Itu termasuk tidak akan menggunakan data dan informasi untuk keperluan komersial dan perlakuan aplikasi terhadap data sensitif,” jelasnya.

Isu Keamanan Siber

Sebelumnya, aplikasi PeduliLindungi diterpa isu rawan phishing dan malware yang bisa mencuri data pribadi penggunanya. Awal tudingan itu berasal dari laporan CitizenLab asal Universitas Toronto, Kanada.

Dalam laporannya, mereka menganalisis sejumlah aplikasi contact tracing dari beberapa negara, seperti Indonesia, Filipina, dan Thailand.

Laporan berjudul Unmasked II: An Analysis of Indonesia and the Philippines Government-Launched COVID-19 Apps tersebut dipublikasikan pada 21 Desember tahun lalu. Mereka melakukan reverse engineering, atau membongkar aplikasi PeduliLindungi versi 2.2.2 untuk Android.

Dalam proses tersebut, CitizenLab mengaku telah menemukan adanya permintaan akses izin yang berlebihan, yang tidak dibutuhkan untuk contact tracing, sehingga berpotensi membahayakan data pengguna.

Salah satu akses izin yang dinilai tak dibutuhkan itu adalah MAC Address, yaitu tanda pengenal dari setiap perangkat yang bisa mengakses jaringan.

Menurut CitizenLab, tanda pengenal tidak dibutuhkan untuk contact tracing. Namun, yang perlu diingat, ungkap Dedy, laporan tersebut dibuat atas aplikasi PeduliLindungi versi 2.2.2. Sementara, saat ini, aplikasi PeduliLindungi sudah mencapai versi 3.3.1.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN