Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemprov Jabar manfaatkan mbizmarket.co.id dalam pengadaan barang dan jasa. (IST)

Pemprov Jabar manfaatkan mbizmarket.co.id dalam pengadaan barang dan jasa. (IST)

Raih Apresiasi Pencegahan Korupsi dari Presiden RI

Mbizmarket Berhasil Topang Transparansi Pemprov Jabar

Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:15 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dinilai berhasil dalam memanfaatkan platform mbizmarket.co.id untuk transformasi pengadaan barang dan jasa dari transaksi konvensional menjadi digital yang lebih transparan dan mengikis praktik korupsi.

Karena itu, Pemprov Jabar pun mendapatkan apresiasi praktik baik dalam aksi pencegahan korupsi dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang diterima oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di gedung KPK, Jakarta, Rabu  (26/8).

Perubahan melalui platform marketplace mbizmarket.co.id tersebut membuat transaksi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Jabar menjadi transparan, menghilangkan tindakan mark-up dan transaksi fiktif, serta lebih meningkatkan keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

CEO Mbiz Rizal Paramarta mengatakan, sejak 2016, Mbiz telah melayani ratusan perusahaan besar swasta. Pada awal 2020, Mbiz diberikan kepercayaan untuk membantu pemerintah di tingkat provinsi untuk pengadaan barang dan jasa secara digital. Hal ini dimulai dengan Pemprov Jabar sebagai mitra dan pelopor inovasi.

Mbiz membantu Pemprov Jabar untuk menjalani semua aktivitas pengadaan barang dan jasa tanpa dikenakan biaya penggunaan platform e-marketplace melalui mbizmarket.co.id.

“Hal ini kami harapkan dapat mendukung pemerintah untuk merealisasikan transparansi agar semua proses menjadi lebih cepat, efisien, efektif, dan akuntabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Rizal, dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Menurut dia, sejak mbizmarket.co.id mendukung Pemprov Jabar pada Februari 2020, seluruh transaksi antara pembeli dan penjual dilakukan dan dicatat secara online. Penyelenggara Sistem Elektronik Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SPSE) pun dapat mengamati dan melakukan audit transaksi setiap saat.

Bahkan, dengan memanfaatkan mbizmarket.co.id, transaksi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Jabar kini menjadi jauh lebih efisien dan efektif. Barang dan jasa yang dibutuhkan menjadi mudah ditemukan dan pembeli dapat membandingkan harga barang, atau jasa tanpa harus ke luar kantor.

Selain itu, negosiasi harga dilakukan dan tercatat di dalam sistem, proses persetujuan dapat dilakukan secara digital, serta transfer pembayaran langsung dari pembeli kepada penjual tanpa dikenakan biaya transaksi.

“Terealisasinya kerja sama ini merupakan komitmen Mbiz untuk mendukung pemerintah dalam percepatan transformasi digital sekaligus pemberdayaan UMKM lokal,” ungkap Rizal.

Banyak Manfaat

Rizal menyampaikan, mbizmarket.co.id merupakan platform e-commerce yang dikelola oleh PT Brilliant Ecommerce Berjaya, perusahaan rintisan yang juga mengoperasikan platform mbiz.co.id, penyedia solusi e-procurement berbasis web yang yang membantu perusahaan besar-menengah di Indonesia berbagi praktik terbaik dalam transformasi pengadaan secara digital.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah menambahkan, manfaat belanja melalui mbizmarket.co.id tidak hanya dirasakan oleh Pemprov Jabar, namun juga seluruh elemen pengadaan barang dan jasa.

Beberapa manfaat belanja melalui mbizmarket.co.id, antara lain tercapainya prinsip value for money, transparansi dan akuntabilitas, proses pengadaan yang efektif dan efisien, percepatan transformasi digital, dan pemberdayaan UMKM.

“Selain itu, ada persaingan usaha yang kompetitif, sehat dan wajar, ketersediaan data transaksi secara digital, serta kemampuan penelusuran pesanan, mudah memonitor, dan melakukan pengawasan,” jelas Ika.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN