Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menkominfo Johnn G Plate (Foto: Investor Daily/Eman)

Menkominfo Johnn G Plate (Foto: Investor Daily/Eman)

Menkominfo Ajak Kolaborasi Siapkan Regulasi Publisher Rights

Senin, 21 Maret 2022 | 19:50 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengajak semua pihak di Tanah Air untuk meningkatkan kerja sama guna penyiapan regulasi hak penerbit (publisher rights) untuk menghadirkan konvergensi industri media di Indonesia.

Hal tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo yang memberikan dukungan atas perumusan regulasi publisher rights bagi media massa di Indonesia pada puncak acara Peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari 2022.

Publisher rights bukan untuk mengatasi dominasi the new e-commerce over the top (OTT). Tapi, itu untuk membangun satu konvergensi industri media untuk menjaga agar lapangan usaha lebih berimbang dan hidup bersama yang saling memperkuat antara media konvensional dan OTT,” ujar Johnny, usai bertemu Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability di Kantor Kementerian Kominfo (Kemenkominfo), Jakarta Pusat, Senin (21/3/2022).

Baca juga: Jokowi Minta PWI Tentukan Bentuk Regulasi Publisher Rights

Menurut dia, Dewan Pers dan konstituen telah bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran untuk menyusun naskah akademik berkaitan dengan regulasi hak penerbit. Naskah akademik ditargetkan rampung dalam dua minggu ke depan.

Dari naskah akademik tersebut, Menkominfo akan mengusulkan langsung kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta hak inisiatif pengusulan payung hukum berkaitan dengan publisher rights yang relevan.

Menkominfo menjelaskan, salah satu alternatif pengaturan hak penerbit dengan mengaitkan pada  payung hukum yang sudah ada. Beberapa regulasi yang sudah ada antara lain Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, maupun Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Jika pilihan dalam bentuk UU, tentu akan berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat, apakah UU baru atau revisi? Untuk sementara ini, pilihan teknis paling mungkin dalam bentuk peraturan pemerintah atau peraturan presiden. Ini yang sedang kita exercise dalam bentuk dua payung hukum,” ungkap Johnny.

Mengenai target implementasi payung hukum publisher right, dia menegaskan, hal itu akan bergantung pada pilihan yang diusulkan, apakah akan dalam bentuk UU, atau peraturan turunannya.

Baca juga: Dukung Industri Media Massa, Pemerintah Pertimbangkan Bentuk UU Publisher Rights

Prinsip Kesetaraan  

Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo menambahkan, implementasi payung hukum publisher rights tidak hanya menjadi kebutuhan di Indonesia. Kebutuhan itu telah menjadi fenomena global, baik di Eropa, Australia, Kanada, dan beberapa negara lain dalam konteks nasional.

“Jadi, regulasi ini bukan yang menegaskan sikap antiplatform (digital), bukan sikap menutup diri dari transformasi digital. Tetapi, ini untuk menciptakan sistem media yang seimbang dan setara,” tandasnya.

Menurut dia, jika ada kolaborasi antara media publisher dan platform digital, sejauh mungkin kolaborasi yang dilakukasn saling menguntungkan dan saling menghidupi.

Melalui kolaborasi tersebut, Agus menyampaikan tentang kesetaraan perlakuan kepada industri media dan platform digital. Seperti halnya ketika industri media massa membuat kesalahan dalam pemberitaan maupun konten, ada UU yang mengatur, seperti UU Pers dan UU Penyiaran.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com