Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G PLate dalam pertemuan 1st ADGMIN secara virtual, Kamis (21/1). (IST)

Menkominfo Johnny G PLate dalam pertemuan 1st ADGMIN secara virtual, Kamis (21/1). (IST)

Menkominfo Ungkap Optimasi TIK untuk Tangani Covid-19

Kamis, 21 Januari 2021 | 20:47 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan, Pemerintah Indonesia telah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara optimal guna menangani dampak pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Selain untuk mendukung pemulihan sektor kesehatan dan vaksinasi, TIK digunakan sebagai sarana untuk pemulihan ekonomi nasional dengan fokus pada usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan usaha rintisan berbasis teknologi (start-up) digital di Indonesia.

"Proses transformasi digital juga terlihat dalam penanganan pandemi. Karena, Indonesia secara konsisten menerapkan solusi berbasis digital sejak awal pandemi," papar Menkominfo, dalam 1st Asean Digital Minister's Meeting (ADGMIN) yang berlangsung secara virtual dari Jakarta, Kamis (21/1).

Pemerintah Indonesia pun telah meluncurkan platform tracking, tracing, fencing PeduliLindungi dan mendukung pengembangan platform informasi satu atap ‘Bersatu Lawan Covid-19’, atau United Against Covid-19.

 "Upaya tersebut berkontribusi pada sosialisasi program pemerintah untuk mengajak masyarakat mengikuti aturan wajib kesehatan," jelasnya.

Dalam proses vaksinasi Covid-19, Menkominfo menunjukkan bahwa teknologi digital telah berperan penting dalam pelaksanaannya secara efisien. Karena, terdapat sekitar 181,5 juta penerima dari total 270 juta penduduk Indonesia

Johnny menjelaskan, Pemerintah Indonesia memanfaatkan ‘Satu Data Vaksin Covid-19’ yang komprehensif sebagai platform terintegrasi untuk menangani pengelolaan vaksinasi One Data Digital System for Vaccination.

Platform terintegrasi itu untuk pengelolaan vaksinasi, mulai dari pendaftaran, pendistribusian vaksin, hingga penerbitan sertifikat bagi penerima.

Selain itu, Pemerintah Indonesia telah menyediakan jaringan internet untuk 3.000 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) pada 2020 dari total lebih dari 13.000 di seluruh wilayah Indonesia.

"Dan, menjadikan semua fasilitas tersebut dapat beroperasi penuh untuk vaksinasi dan tindakan telemedis lainnya untuk tahun ini dan seterusnya," papar Menkominfo.

Sementara itu, agenda keenam pertemuan Menteri Digital anggota Asean itu membahas mengenai pertukaran pandangan dalam pembangunan TIK di masing-masing negara anggotanya.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN