Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Microsoft terlihat di luar gedung Microsoft Technology Center dekat Times Square, New York City.  ( Foto: DREW ANGERER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP )

Logo Microsoft terlihat di luar gedung Microsoft Technology Center dekat Times Square, New York City. ( Foto: DREW ANGERER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP )

Microsoft akan Bangun Pusat Data di Indonesia

Kamis, 25 Februari 2021 | 19:02 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Microsoft, raksasa teknologi asal AS, mengumumkan rencana pembangunan pusat data (data center) region pertamanya di Indonesia. Tujuannya untuk menghadirkan layanan komputasi awan (cloud) lokal terpercaya dengan keamanan kelas dunia, privasi, dan kemampuannya menyimpan data di Tanah Air.

Hal tersebut merupakan bagian dari inisiatif untuk memberdayakan ekonomi digital Indonesia. Microsoft ingin terlibat dan berkontrobusi dalam pertumbuhan dan transformasi digital masyarakat Indonesia, para developer, ekosistem start-up, dunia usaha, dan juga pelayanan publik.

Executive Vice President and President Microsoft Global Sales Marketing and Operations Microsoft Jean-Philippe Courtois mengatakan, pihaknya memiliki komitmen jangka panjang pada pertumbuhan Indonesia. Pengumuman tersebut pun akan menjadi investasi paling signifikan dalam 26 tahun hadirnya Microsoft di Indonesia, tanpa menyebutkan nilainya.

“Saya senang perusahaan kami dapat membantu Indonesia untuk mewujudkan visinya memimpin transformasi digital di kawasan ini. Dari e-commerce hingga pertanian, bisnis Indonesia di semua sektor akan mendapatkan keuntungan digital dengan kelincahan, keamanan, dan skala yang ditawarkan oleh layanan cloud Microsoft,” ujar Jean, dalam keterangannya, Kamis (25/2).

Menurut dia, dengan pembangunan pusat data lokal di Indonesia, bisnis pun akan memiliki akses yang lebih cepat ke layanan cloud dan unggul dalam kemampuan untuk menyimpan data di Tanah Air.

“Untuk memastikan semua orang dapat memanfaatkan peluang digital di masa depan, kami akan terus mendukung digital skilling, dengan program baru yang akan menjangkau 24 juta masyarakat Indonesia pada akhir 2021,” imbuhnya.

Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee menambahkan, selama 26 tahun kehadirannya di Indonesia, Microsoft telah memberdayakan industri dan mempersiapkan orang dengan keterampilan siap pakai di masa depan untuk meningkatkan kemampuan kerjanya.

“Pengumuman hari ini (Kamis kemarin) memvalidasi inisiatif ekonomi digital Indonesia kami untuk memberdayakan setiap orang dan setiap organisasi untuk mencapai lebih yang lebih baik,” ungkap Haris.

Dia menuturkan, dengan memiliki lebih dari 150 karyawan dan 7.000 mitra di 17.000 pulau di Indonesia, kehadiran signifikan Microsoft juga telah secara aktif mendukung komunitas dan ekosistem start-up.

“Perusahaan terkemuka, seperti Bukalapak, Pertamina, Kementerian Pertanian, telah memperoleh manfaat dari layanan cloud skala global Microsoft dan telah menyatakan komitmennya untuk menggunakan Microsoft Cloud baru nantinya,” ujar Haris.

Apresiasi Menkominfo

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menambahkan, sebagai penyedia solusi cloud terdepan kelas dunia, investasi Microsoft untuk membangun pusat data lokal, keterampilan digital, dan kolaborasi dengan pemerintah Indonesia, akan mendukung inovasi lokal, pemulihan ekonomi, dan transformasi digital.

“Kami menyambut baik rencana Microsoft untuk membangun data center dengan layanan cloud aman yang akan menguntungkan bisnis lokal, pemerintah, dan individu di semua sektor. Kami juga menyambut baik komitmen Microsoft dalam meningkatkan kapasitas talenta digital di semua tingkat keahlian,” jelas Johnny.

Selain itu, Microsoft mengumumkan rencana untuk menambah pelatihan bagi 3 juta dan memberdayakan lebih dari 24 juta orang Indonesia hingga akhir 2021. Hal ini dilakukan melalui program keterampilan yang dirancang untuk membantu penciptaan peluang ekonomi yang inklusif di era digital.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN