Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi aplikasi Zoom. ( Foto: Istimewa )

Ilustrasi aplikasi Zoom. ( Foto: Istimewa )

Opensignal: Kepuasan Group Video Call RI Peringkat Ke-57

Rabu, 20 Januari 2021 | 20:55 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Studi Opensignal menyebutkan, kepuasan pengalaman penggunaan aplikasi group video call pada perangkat seluler di Indonesia kurang memuaskan pada 2020. Indonesia memperoleh skor 24,5 dari skala 100 poin, atau  hanya di peringkat ke-57 dari 75 negara di dunia yang disurvei. 

Principal Technical Analyst Opensignal Francesco Rizzato mengatakan, panggilan video secara kelompok telah mendapatkan relevansi setelah pandemi Covid-19. Penyebabnya, banyak orang dituntut terus bekerja dari rumah dan terhubung dengan koleganya melalui telepon.

“Ini karena orang-orang dibatasi untuk bersosialisasi dengan keluarga dan teman secara virtual ketika peraturan pemerintah membatasi interaksi orang,” ungkap Rizzato, dalam laporan Opensignal yang bertema Quantifying The Mobile Experience of Group Video Calls, seperti dikutip Rabu (20/1).

Selanjutnya, Jepang, Belanda, dan Korea Selatan menduduki peringkat teratas kepuasan dalam pengalaman group video call terbaik. Negara Jepang memperoleh skor 68,7, skor Belanda 68,6, dan skor Korea Selatan 68,2. 

Sejumlah negara di Eropa menduduki 12 dari 20 negara peringkat atas, namun tidak termasuk negara big five, yaitu Perancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Britania Raya. Sebaliknya, Rusia menjadi satu-satunya negara di Eropa yang berada dalam 20 negara peringkat terakhir.

Sebagian besar negara yang masuk dalam 20 negara peringkat teratas berasal dari wilayah Asia-Pasifik, antara lain Australia, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Taiwan.

Pada negara yang sudah menggunakan jaringan dan teknologi 5G termaju, antara lain Australia dan Amerika Serikat, nilai pengalaman group video call-nya sudah lebih tinggi 42,3% daripada di jaringan 4G.

Sementara itu, Opensignal, lembaga riset untuk perangkat seluler, juga memprediksi, pada 2021, tren panggilan video grup (group video call) terus meningkat, atau masih melanjutkan tahun lalu. Hal ini seiring dengan pandemi Covid-19 yang membatasi orang untuk bertemu secara fisik belum sepenuhnya berlalu.

Menurut dia, panggilan video grup sangat berharga yang digunakan sebagai sarana orang untuk berkumpul, berbagi pengalaman, dan memelihara hubungan sosial. Hal ini terjadi pada saat banyak tantangan yang membuat orang lebih sulit untuk berkumpul dan bertatap muka secara fisik.

“Sekarang, konsumen telah menguji kepraktisan panggilan video grup. Kami percaya bahwa tidak akan melihatnya memudar tahun 2021, bahkan, tahun seterusnya,” imbuhnya.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN