Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Instagram di antara logo mobile apps lainnya. Foto ilustrasi: IST

Instagram di antara logo mobile apps lainnya. Foto ilustrasi: IST

Perhatikan Hal Ini Agar Terhindar Phishing di Instagram

Selasa, 9 Februari 2021 | 14:07 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id – Upaya pengambialihan akun dan pencurian data pengguna Instagram semakin sering terjadi dengan menggunakan metode phishing. Misalnya melalui Direct Message yang mengatasnamakan Instagram dan mengatakan bahwa akun pengguna akan segera dihapus, atau menawarkan verifikasi hanya dengan mengklik link dalam pesan tersebut.

Perwakilan Instagram dalam keterangan resminya, Selasa (9/2/2021) menyampaikan, akhir-akhir ini memang banyak pelaku phishing yang memanfaatkan Direct Message untuk mengirim pesan atas nama Instagram. Umumnya, pesan tersebut bernada mengancam bahwa akun pengguna akan segera ditutup karena melanggar kebijakan Instagram. Bahkan di beberapa kasus, pelaku phishing melancarkan aksinya dengan menggunakan akun terverifikasi, yang mereka dapatkan setelah melakukan peretasan akun figur publik.

Berkaitan dengan hal ini, perwakilan Instagram menegaskan pihaknya hanya akan menggunakan email sebagai jalur komunikasi utama dengan para pengguna.

Selain melalui Direct Message, email juga sering menjadi salah satu sarana untuk melancarkan aksi phishing. Karenanya, pihak Instagram berpesan agar lebih hati-hati ketika mendapatkan email mencurigakan mengatasnamakan Instagram maupun Facebook.

Hal utama yang harus lakukan adalah jangan mengklik link dalam pesan tersebut tanpa mengeceknya terlebih dahulu. Beberapa ciri utama email  palsu yaitu ada salah penulisan (typo) maupun penambahan huruf dan angka di bagian alamat email pengirim. Contohnya Instgram, Inst4gram, Instagram1, 1nstagram.

Ciri lainnya, domain email menggunakan domain umum bukan domain perusahaan Instagram dan Facebook. Pesan di email umumnya berisi sebuah informasi yang sifatnya mengancam bahwa akun akan segera dihapus karena telah melakukan pelanggaran. Sebaliknya, pesan justru menjanjikan atau menawarkan pemberian lambang verifikasi.

“Perlu dicatat bahwa Instagram tidak pernah meminta pengguna melakukan konfirmasi akun untuk mendapatkan verifikasi dan tidak pernah meminta bayaran untuk proses verifikasi,” terang perwakilan Instagram.

Pesan di email phishing tersebut biasanya juga mendorong Anda untuk mengklik sebuah link.  Link tersebut akan meminta Anda memasukkan informasi pribadi akun seperti username maupun password.

Instagram sebetulnya juga sudah menyiapkan fitur keamanan Email from Instagram yang dapat digunakan untuk membantu pengguna memverifikasi email yang diterima adalah email resmi yang dikirimkan oleh tim Instagram atau email palsu. Jika email yang Anda terima tercantum dalam daftar Email from Instagram, maka dapat dipastikan bahwa email tersebut merupakan email resmi Instagram.

Untuk mengakses fitur Email from Instagram, buka “Settings atau Pengaturan” dengan menekan ikon tiga garis di sudut kanan atas profil Instagram. Pilih “Security atau Keamanan”, lalu pilih “Email from Instagram dan Email dari Instagram.

“Selain itu, fitur autentikasi dua faktor juga bisa membantu memberikan lapisan pelindung kepada akun Instagram Anda dengan mengirimkan kode login khusus ke ponsel Anda setiap kali ada yang mencoba mengakses Instagram Anda dari perangkat yang tidak dikenal,” jelas perwakilan Instagram.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN