Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate (kiri) menerima kunjungan Dubes Prancis untuk RI Olivier Chambard (kanan) di Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (17/7). (IST)

Menkominfo Johnny G Plate (kiri) menerima kunjungan Dubes Prancis untuk RI Olivier Chambard (kanan) di Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (17/7). (IST)

RI dan Prancis Matangkan 3 Kerja Sama Digital

Sabtu, 18 Juli 2020 | 08:10 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah Indonesia dan Prancis membahas pematangan kerja sama dalam percepatan transformasi digital di Tanah Air. Tiga hal utama yang dibahas, yakni pembangunan Pusat Data Nasional (PDN), digitalisasi penyiaran TV (improvement on television transmitting stations /ITTS), dan proyek satelit Satria.

Hal tersebut dibahas ketika Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menerima kunjungan kehormatan (courtesy visit) Duta Besar Perancis untuk Indonesia HE Mr Olivier Chambard di Kantor Ousat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta, Jumat (17/7).

"Pemerintah Prancis, Pak Duta Besar datang menyampaikan kembali keseriusan Pemerintah Prancis untuk mengambil bagian dalam tiga proyek di bidang ICT (information and communication technologies) di Indonesia," tutur Menkominfo, usai pertemuan.

Menurut dia, Pemerintah Indonesia tengah melakukan percepatan pembangunan pusat data (data center), atau PDN. Kemenkominfo pun sedang berkoordinasi dengan Kementerian Bapppenas dan Kementerian Keuangan untuk mempercepat pembangunannya.

“Jadi, kami meminta kesiapan dan kesediaan Prancis untuk mempercepat proyek pembangunan data center pemerintah di Indonesia. Ini dibiayai oleh Pemerintah Prancis," jelas Johnny.

Kerja sama kedua yang dibahas berkaitan dengan agenda besar kebijakan pemerintah untuk melakukan transformasi digital TV di Tanah Air.  Pemerintah Indonesia pun sedang mempercepat legislasi digitalisasi sektor penyiaran melalui pengesahan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) sektor telekomunikasi dan penyiaran.

"Pemerintah Indonesia sedang mempercepat digitalisasi sektor penyiaran, khususnya televisi, atau sering disebut dengan ASO (analog switch off). Ada tiga negara yang menyampaikan proposal, yakni Prancis, Jepang, dan Amerika," tambah Menkominfo.

Dubes Prancis pun menekankan keseriusan pemerintahnya untuk mengambil bagian dalam proyek digitalisasi TVRI. Prancis diakunya punya kemampuan pembiayaan yang kompetitif, berpengalaman bekerja sama dengan TVRI, dan mempunyai teknologi yang modern.

Satelit

Sementara itu, lanjut Menkominfo, kerja sama ketiga yang dibahas berkaitan dengan satelit milik pemerintah, yakni Satria. Peluncuran satelit multifungsi (high throughput satellite/HTS) Satria-1 nantinya untuk mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi guna penuntasan jaringan last-mile.

Pemerintah Indonesia menargetkan, Satria-1 sudah dapat diorbitkan dan beroperasi paling lambat kuartal II-2023. Pemerintah Prancis pun diharapkan dapat membantu pencapaian target itu.

Dia mengharapkan, pembiayaan satelit tersebut bisa segera diselesaikan, sehingga pembangunan satelitnya bisa segera dimulai. Pembangunan Satria-1  dilakukan dalam pola kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Sementara itu, Olivier Chambard mengatakan, Pemerintah Prancis sangat serius untuk mendorong percepatan pembiayaan dan pembangunan proyek-proyek  sektor ICT di Indonesia. Proyek meliputi satelit Satria-1, data center Pemerintah Indonesia, dan digitalisasi penyiaran TVRI.

Dalam pertemuan itu, Menkominfo didampingi oleh Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan dan Staf Khusus Menkominfo Dedi Permadi.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN