Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Endy Bayuni. Sumber: youtube

Endy Bayuni. Sumber: youtube

Senior Editor dari Indonesia Jadi Member Facebook Oversight Board

Gora Kunjana, Kamis, 7 Mei 2020 | 14:29 WIB

JAKARTA, investor.id - Endy M Bayuni, senior editor dari Indonesia (The Jakarta Post/TJP) terpilih menjadi anggota Oversight Board Facebook dan Instagram.

Lembaga independen baru yang diketuai mantan PM Denmark Helle Thorning Schmidt ini, memiliki dana US$120 juta.

Endy Bayuni bersama 19 anggota lainnya yang dipilih dari seluruh dunia akan bertugas salah satunya mengambil keputusan final dan mengikat tentang apakah konten tertentu harus diizinkan atau dihapus dari FB dan Instagram,

Endy yang pernah dua periode menjadi editor in chief TJP dan merupakan alumnus Harvard ini juga menjadi board members berbagai lembaga internasional.

Atas penunjukannya, Endy menyatakan senang untuk melayani di Dewan Pengawas yang baru dibuat, yang akan meninjau keputusan konten tertentu oleh Facebook dan Instagram.

Menurut dia, dewan baru ini terdiri dari orang-orang independen dengan beragam latar belakang dari berbagai belahan dunia.

“Kami membuat keputusan yang mengikat tentang apakah konten di Facebook dan Instagram harus dihapus atau dibiarkan tetap, dengan mempertimbangkan kebebasan berekspresi dan prinsip-prinsip hak asasi manusia,” katanya di Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Baik Facebook dan penggunanya akan dapat merujuk kasus untuk ditinjau setelah selesai dan berjalan akhir tahun ini.

Endy menegaskan bahwa ia bukan bagian dari Facebook dan tidak bekerja untuk Facebook, melainkan dewan memberikan lapisan baru pengawasan independen untuk memastikan tata kelola yang lebih baik di media sosial.

“Saya bergabung dengan Dewan Pengawas karena bagi saya tidak ada yang lebih mulia daripada melayani kepentingan rakyat. Mengingat kehadirannya yang luar biasa, dampak Facebook melampaui kehidupan 2,4 miliar penggunanya,” katanya.

Bagi Endy yang sudah bekerja sebagai jurnalis lebih dari 37 tahun, ia selalu melihat dirinya  sebagai pelayan publik, bekerja untuk kepentingan rakyat.

“Sebagai anggota Dewan Pengawas, sekarang saya dapat melayani di luar Indonesia dan membuat dampak global. Tidak ada alasan yang lebih besar daripada melayani umat manusia, tetapi tidak ada dosa yang lebih besar dari mengkhianati kepercayaan orang-orang," ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN