Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Data Center JAK2 yang berlokasi di Jakarta, milik SpaceDC. (IST)

Data Center JAK2 yang berlokasi di Jakarta, milik SpaceDC. (IST)

SpaceDC Luncurkan Data Center JAK2

Rabu, 4 November 2020 | 19:59 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Space DC mengumumkan peluncuran JAK2 di Indonesia, yakni sebuah pusat data (data center) premium untuk pasar Asia Tenggara. Data Center yang berbasis di Jakarta ini dibangun bersama dengan GIC, sebuah badan pendanaan investasi global di Singapura.

Data Center Tier III berdaya 1,45 MW tersebut memungkinkan perusahaan lokal dan global terkoneksi lebih baik dengan 276,7 juta penduduk Indonesia. Pusat data ini juga bertindak sebagai pintu gerbang untuk pasar Asia Tenggara yang lebih besar.

“Karena Indonesia memiliki populasi dan ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara, masuk akal untuk membuka fasilitas pertama kami di pasar ini,” kata CEO SpaceDC Darren Hawkins, dalam konferensi virtual, Rabu (4/11).

Dengan konektivitas yang disediakan oleh fasilitas tersebut, lanjut dia, perusahaan lokal dan global sekarang memiliki akses ke fasilitas data center kelas dunia untuk terhubung ke kawasan Asia Tenggara.

“Kawasan ini memiliki ekonomi internet bernilai lebih dari US$ 100 miliar dan diperkirakan naik menjadi US$ 300 miliar pada 2025,” imbuhnya.

JAK2 dibangun dengan standar global dan tersertifikasi sebagai fasilitas Tier III oleh Uptime Institute, sebuah otoritas data center global. Berdasarkan perspektif kinerja dan keandalan, data center memiliki jaminan ketersediaan 99,982% dan didukung generator dan transformator daya listrik di tempat, dengan sistem cadangan daya N + 1.

Fasilitas tersebut juga telah menampilkan keamanan kelas dunia, termasuk tim keamanan khusus di lokasi, kontrol akses kunci kartu, dan prosedur-prosedur biometrik.

Untuk memenuhi pertumbuhan ekonomi digital yang pesat di Indonesia dan kawasan Asia, JAK2 juga menghadirkan fitur dedicated staging dan storage rooms, serta ruang kantor dan ruang pertemuan, untuk perusahaan yang ingin meningkatkan operasional TI-nya dengan cepat.

Untuk perusahaan yang ingin mengatur dan mengelola operasional dari jarak jauh, JAK2 akan memiliki layanan Smart Hands, dengan dukungan tenaga ahli di lokasi yang siap sedia 24/7.

Mereka akan memberikan dukungan kepada pelanggan, termasuk mengelola pengiriman dan instalasi, melakukan kepatuhan, memperbarui perangkat lunak, dan audit peralatan.

Efisien

Berkaitan dengan efisiensi dan keberlanjutan, JAK2 dibangun dengan fitur-fitur smart green, termasuk generator ramah lingkungan sebagai sumber daya mandiri utama, dan menggunakan teknologi thermal wall yang memungkinkan pendinginan yang lebih baik.

Fitur-fitur tersebut memungkinkan pemimpin industri untuk penggunaan Power Usage Effectiveness (PUE) 1.3 untuk dapat memastikan bahwa data penting bisnis selalu aman dan dapat diakses.

PUE merupakan metrik industri yang digunakan untuk mengukur efisiensi energi data center. Semakin tinggi PUE, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan pelanggan untuk menjalankan bisnisnya. Industri data center Indonesia saat ini berada di 2 PUE.

JAK2 menjadi data center pertama Space DC yang didukung para profesional berpengalaman dan secara kolektif memiliki lebih dari 60 tahun pengalaman pada industrinya.

Selain meluncurkan JAK2, Space DC kini juga telah memulai konstruksi untuk JAK1, fasilitas Tier III 24 MW yang akan menampilkan kampus data center yang lebih besar dan kemampuan kinerja yang lebih tinggi. JAK1 rencananya diluncurkan tahun 2021.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN