Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jajaran manajemen Advotics  dari kiri ke kanan: Boris Sanjaya, Singgih Adwiarto, Fitriana Sumarno, dan Danny Wirawan. (IST)

Jajaran manajemen Advotics dari kiri ke kanan: Boris Sanjaya, Singgih Adwiarto, Fitriana Sumarno, dan Danny Wirawan. (IST)

Start-up Advotics Memperkuat Jajaran Pemasaran  

Selasa, 28 September 2021 | 20:24 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Advotics, perusahaan SaaS yang fokus pada solusi rantai pasok, telah menunjuk Singgih Adwiarto sebagai SVP enterprise sales serta Danny Wirawan dan Fitriana Sumarno sebagai account director untuk memperkuat jajaran manajemen pemasaran.

CEO dan Co-founder Advotics Boris Sanjaya mengatakan, Advotics menyambut Singgih, Danny, dan Fitriana ke dalam tim. Dengan bergabungnya mereka, pihaknya berencana untuk menanamkan standar industri SaaS enterprise di tim komersial, di samping merekrut dan mengelola individu dengan ambisi digitalisasi bisnis yang besar.

“Dengan itu, kami menargetkan perluasan portofolio dan peningkatan penetrasi pasar korporasi,” ujar Boris, , dalam pernyataannya, Selasa (28/9)

Sementara itu, dengan 25 tahun pengalaman kepemimpinan di organisasi enterprise sales dan channel partnership, Singgih akan memandu ekspansi Advotics lebih luas di segmen pelanggan korporasi. Nilai pasar rantai pasok di Indonesia sendiri ditaksir sekitar US$ 3 miliar dan terus tumbuh dengan maraknya transformasi digital.

Sebelum bekerja di Advotics, Singgih menjabat sebagai Head of Sales di bisnis cloud platform & database Oracle di Indonesia selama hampir satu dekade. Dia memimpin organisasi sales untuk pelanggan korporasi, mencakup industri manufaktur, ritel, dan distribusi, hingga vertikal industri lainnya, seperti migas, finansial, serta telekomunikasi.

“Terdapat potensi besar untuk Advotics. Tidak hanya di pasar Indonesia, tetapi juga di tingkat regional. Saya bersemangat untuk bekerja dengan tim dalam membantu lebih banyak brand berekspansi,” tutur Singgih.

Sementara itu, Danny adalah eks SAS Institute, bersama dengan Fitriana, yang sebelumnya bekerja di Tableau, bertanggung jawab untuk mengelola kemitraan penjualan dan pengembangan bisnis di segmen korporasi.

Keduanya juga telah memiliki 20 tahun pengalaman pemasaran piranti lunak untuk korporasi skala global.

Berdiri pada 2016 dan didanai oleh East Ventures, angel investor Henry Hendrawan, dan investor global dari Silicon Valley, Advotics saat ini memiliki jumlah karyawan sebanyak 120 orang.

Layani Korporasi

Advotics mendukung berbagai brand, antara lain Pertamina, Exxonmobil, Danone, Reckitt Benckiser, Saint Gobain, dan Kalbe, dalam mengelola rantai pasoknya di pasar ritel Indonesia.

Setiap produsen dan brand di Indonesia harus bekerja sama dengan 30 hingga 200 distributor, tim lapangan, dan ratusan ribu pengecer tradisional untuk memasarkan produknya secara nasional. Advotics hadir untuk membantu mereka menyediakan platform terintegrasi untuk digitalisasi rantai distribusinya.

Baru-baru ini, Advotics juga berpartisipasi dalam proyek Indonesia Pasti Bisa yang diinisiasi oleh East Ventures serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Oxygen for Indonesia. Kegiatan ini berupa melacak pengiriman perangkat konsentrator oksigen hingga sampai ke rumah sakit tujuan dengan media kode QR. 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN