Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi fitur Xiaomi Earthquake Early Warning (EEW) untuk smartphone. (IST)

Ilustrasi fitur Xiaomi Earthquake Early Warning (EEW) untuk smartphone. (IST)

Xiaomi EEW, Fitur Pendeteksi Gempa di Smartphone

Sabtu, 2 April 2022 | 08:31 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Xiaomi, vendor produk teknologi informasi dari Tiongkok, mengumumkan fase uji coba dari fitur peringatan dini gempa bumi (Earthquake Early Warning/EEW) yang disematkan pada perangkat ponsel pintar (smartphone).

Dengan mengaktifkan fitur tersebut, pengguna smartphone Xiaomi di Indonesia akan mendapatkan pemberitahuan saat terjadi gempa bumi di sekitarnya. Sistem peringatan dini gempa ini berperan penting dalam memberi waktu bagi pengguna untuk menyelamatkan diri.

Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse mengatakan, Xiaomi pun mengapresiasi dukungan yang sudah diberikan oleh Pemerintah Indonesia dalam proyek tersebut. Selain itu, Xiaomi Fans dan pengguna di Tanah Air hingga kini selalu mendukung.

“Melalui inisiatif ini, kami berharap untuk bisa membantu warga Indonesia melalui kegiatan CSR perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial,” ujar Alvin, dalam keterangannya, belum lama ini.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Gempa dan Tsunami di Banten

Cara kerjanya, fitur EEW akan memperingatkan pengguna hingga belasan detik sebelum gelombang sekunder tiba, dengan memanfaatkan kecepatan gelombang listrik lebih cepat ketimbang gelombang sekunder.

Ketika fitur tersebut diaktifkan di smartphone Xiaomi, setelah mendeteksi gempa bumi, badan pemantau akan mensinkronisasi informasi peringatan dini ke server Xiaomi melalui channel khusus. Selanjutnya, Xiaomi menggunakan channel prioritas untuk mendorong informasi peringatan dini ke pengguna di daerah terdampak.

Setiap pemberitahuan dalam EEW akan menampilkan magnitudo dari gempa bumi terkait, estimasi datang, dan intensitasnya yang diperingatkan ke layar smartphone berupa hitung mundur.

Peringatan yang akan  diterima oleh pengguna terjadi bila intensitas gempa mencapai level IV, atau lebih berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) yang digunakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Fitur ini pun membutuhkan koneksi data/internet untuk berfungsi.

Fitur EEW kompatibel dengan smartphone Xiaomi yang menggunakan MIUI 12, MIUI 12.5, dan MIUI 13. Xiaomi Indonesia telah merampungkan fase beta testing untuk perangkat yang mendukung sebelum memutuskan untuk memboyong fitur ini ke Indonesia. Fitur membutuhkan otorisasi dari pengguna untuk diaktifkan dengan pertimbangan privasi pengguna. 

Baca juga: 3 Jurus BMKG Antisipasi Gempa-Tsunami Sapu Bandara Ngurah Rai

Sementara itu, smartphone akan membunyikan nada peringatan saat gempa bumi terjadi. Xiaomi pun menyarankan para pengguna untuk membiasakan diri dengan bunyinya. Selain itu, Xiaomi akan menyambut masukan dari pengguna selama fase uji coba untuk perbaikan.

Teknologi EEW dikembangkan oleh Institute of Care-life (ICL) di Chengdu, Tiongkok, sejak tahun 2008. Dalam uji coba, lembaga ini berhasil mengirimkan peringatan gempa yang merusak hingga 65 kali tanpa ada kesalahan, hingga kini, telah digunakan di sejumlah wilayah Tiongkok.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN