Menu
Sign in
@ Contact
Search

Deteksi Dini, Kunci Perempuan Terlindung dari Kanker

Jumat, 10 Februari 2017 | 15:50 WIB
Oleh Indah Handayani (redaksi@investor.id)

JAKARTA – Setiap tahun, angka penderita kanker terus meningkat. Bahkan di Indonesia, penderita kanker terbanyak adalah perempuan. Sebagian besar dari kanker tersebut dapat dihindari dan disembuhkan apabila dideteksi sejak dini.

 

Dokter spesialis radiologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) dr Vera Nevyta Tarigan SpRad mengatakan berdasarkan data World Health Organization (WHO), di dunia jumlah penderita kanker terus meningkat dengan persentase peningkatan sekitar 20% setiap tahunnya.

 

Sedangkan di Indonesia, penderita kanker terbanyak di kalangan perempuan dan kanker payudara di peringkat teratas. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selama lima tahun terakhir dari 29.418 perempuan Indonesia yang terkena kanker, sebanyak 12.146 menderita kankaer payudara (18,6%).

 

“Sayangnya, pasien kanker payudara sering terlambat mendapatkan penanganan. Sebab pasien datang untuk memeriksakan payudaranya setelah stadium lanjut,” ungkap dr Vera di sela Media Gathering SHKJ di Jakarta, Kamis (9/2).

 

Kendati belum diketahui penyebab pasti munculnya kanker payudara, namun ada beberapa faktor risiko dari kanker payudara yaitu riwayat keluarga dengan kanker payudara dan tumor jinak, haid di usia yang terlalu muda, tidak menikah, tidak menyusui, melahirkan anak pertama di atas usia 35 tahun, pola makan yang tidak sehat, konsumsi alkohol, merokok, dan stres.

 

Umumnya penderita kanker payudara memiliki keluhan mulai dari benjolan yang teraba di payudara, perubahan ukuran dan bentuk, kerutan pada kulit, puting yang tertarik, keluarnya cairan merah dari puting, dan teraba benjolan di ketiak.

 

Untuk itu, dr Vera, menganjurkan para diagnostik rutin dan deteksi dini agar terlindung dari penyakit kanker. Sebab, pengobatan kanker payudara yang ditemukan dini akan semakin baik hasilnya dan tentunya semakin sedikit biaya yang diperlukan. Karena itu, Departemen Radiologi SHKJ memiliki sarana diagnostic yang lengkap yaitu Mammography, Ultrasonography (USG), dan MRI payudara.

 

“Penatalaksanaan kanker payudara meliputi operasi dengan teknik yang disesuaikan berdasarkan stadium, radioterapi, dan kemoterapi,” ujar dr Vera.

 

Pada kesempatan yang sama, Dr med Ferdhy Suryadi Suwandinata SpOG(K-FER) selaku dokter spesialis kebidanan dan kandungan dengan subspesialis bedah kandungan dan tindakan pembedahan minimal invasif, serta endokrinologi reproduksi SHKJ mengatakan selain kanker payudara, WHO menyatakan bahwa kanker serviks juga banyak terdapat di kalangan perempuan Indonesia. Pada stadium awal biasanya kanker serviks belum memberikan gejala atau tanda apapun. “Jika kanker serviks telah memasuki stadium lanjut baru timbul gejala,” kata dia.

 

Gejala Kanker Serviks

Dr med Ferdhy menyebutkan gejala kanker serviks yang perlu diwaspadai adalah perdarahan setelah melakukan hubungan seksual atau keputihan yang tidak sembuh dengan pengobatan. Keputihan yang menjadi tanda untuk kanker serviks adalah keputihan yang berbau busuk dan bercampur darah.

 

Pada stadium I dan II, pengobatan kanker serviks dapat dilakukan melalui pembedahan atau operasi. Di SHKJ, operasi dapat dilakukan dengan teknologi minimal invasive surgery hanya dengan membuat 4 lubang kecil agar proses penyembuhan lebih cepat dan nyeri pasca operasi lebih rendah. Tumbuh kembalinya kanker jarang terjadi apabila kanker telah diobati secara tuntas.

 

“Akan tetapi, pasien dianjurkan untuk tetap melakukan pemeriksaan lanjutan secara berkala, termasuk melakukan pap smear, USG transvaginal, dan USG abdomen. Sementara untuk kanker serviks berstadium lanjut IIB hingga IVB, pengobatan dapat dilakukan melalui radiasi dan kemoterapi,” tutup dia. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com