Menu
Sign in
@ Contact
Search
dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ)

dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ)

Waspada Covid-19 Tanpa Abaikan Kesehatan Jantung

Selasa, 19 Mei 2020 | 18:01 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Sejak akhir Maret lalu, World Health Organization (WHO) menetapkan Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona baru (SARS CoV-2) sebagai pandemi global.

Wabah ini telah menimbulkan berbagai dampak di bidang kesehatan termasuk gangguan emosi seperti stres, cemas, depresi, hingga ketakutan berlebih, maupun efek yang lebih luas di bidang sosial ekonomi.

Di tengah kewaspadaan terhadap pandemi ini, beberapa bulan terakhir masyarakat juga dikejutkan dengan beberapa tokoh terkenal di Indonesia yang meninggal mendadak disebabkan oleh penyakit fatal lainnya seperti penyakit jantung.

dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ), mengatakan penyakit jantung telah dikenal sebagai salah satu gangguan kesehatan yang mematikan dan bisa menyerang tiba-tiba pada mereka yang sebelumnya relatif tidak ada keluhan, sehingga dijuluki sebagai silent killer.

Seringkali gejala penyakit jantung tidak selalu bisa dikenali. Ada penderita sakit jantung yang sudah mengalami berbagai keluhan khas seperti nyeri dada, berdebar, sesak napas atau pingsan berulang. Tapi, tidak jarang penderitanya tidak bergejala sama sekali atau memiliki gejala ringan yang tanpa disadari, padahal mereka sudah memiliki risiko tinggi.

“Justru kondisi tanpa gejala ini cenderung lebih berbahaya. Hal ini dikarenakan penderita belum menyadari dirinya terkena gangguan jantung, sehingga perlu dilakukan pengenalan penyakit lebih lanjut melalui skrining atau penilaian faktor risiko,” ungkapnya di sela media gathering online SHKJ pada Selasa (19/5).

dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ)
dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ)

dr Paskah menjelaskan penilaian faktor risiko merupakan langkah yang penting untuk mendeteksi penyakit jantung pada tahapan awal sebelum berkomplikasi dan menimbulkan gejala.

Mereka yang tergolong berisiko meliputi usia lanjut, wanita pasca-menopause, faktor keturunan di keluarga, kegemukan, perokok, gangguan kolesterol dan penderita dengan penyakit ronik lain seperti stroke, diabetes melitus, hipertensi, dan gangguan ginjal.

Selama pandemi, masyarakat memang disarankan meminimalkan kunjungan ke tempat umum, termasuk rumah sakit jika kondisi tidak mendesak. Namun di samping mengkhawatirkan risiko penularan Covid-19, masyarakat juga hendaknya memedulikan kondisi kesehatan lainnya terutama bagi penderita penyakit jantung yang perlu kontrol rutin.

“Sedangkan bagi mereka yang merasakan gejala yang diduga karena masalah jantung, disarankan juga segera memeriksa kondisi sebelum bertambah buruk,” jelas dia.

Tak hanya itu, tambahnya, seseorang yang berisiko tinggi sebaiknya juga terus melakukan evaluasi berkala sesuai waktu yang ditentukan. Jika terjadi ketidakstabilan kondisi jantung, maka terapi optimal tetap harus dilakukan sesuai rekomendasi, baik berupa perawatan intensif di rumah sakit maupun menjalani berbagai prosedur penting seperti kateterisasi jantung dan intervensi koroner, serta operasi bedah jantung sesuai dengan kondisi yang ada.

“Kita tak boleh abai dalam memantau kesehatan jantung sendiri, karena penyakit yang menyerang jantung termasuk penyakit serius yang kronik. Jadi, jangan takut berobat ataupun menjalani prosedur medis jika memang dibutuhkan sebelum terlambat,” tegasnya.

Jika masih terdapat kekhawatiran untuk ke rumah sakit, dr Paskah menambahkan saat ini SHKJ telah dilengkapi dengan layanan telekonsultasi dan home care yang dapat menjadi solusi ideal di tengah pandemi.

Untuk menggunakan layanan telekonsultasi Siloam Hospitals, pasien dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi Aido Health.

Setelah memilih rumah sakit, jadwal konsultasi yang tersedia, dan melakukan pembayaran, pasien dapat memeriksa kotak masuk di email untuk mendapatkan tautan meeting dan password Zoom yang akan digunakan untuk video call.

Pada hari dan jam konsultasi yang sudah dijadwalkan, pasien dapat mengakses tautan meeting yang diberikan untuk memulai konsultasi dengan dokter sekitar 20 menit. 

“Metode ini praktis dan nyaman untuk digunakan, serta efektif khususnya bagi pasien-pasien yang kontrol rutin untuk masalah kronik jantung dan pembuluh darahnya,” tutup dia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com