Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo saat meninjau Proyek Hambalang beberapa waktu silam. Foto: IST

Presiden Joko Widodo saat meninjau Proyek Hambalang beberapa waktu silam. Foto: IST

Jokowi Pertimbangkan Jadikan Hambalang Sentra Atlet Senior dan Siap Bertanding

Senin, 15 Maret 2021 | 13:18 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang mempertimbangkan untuk menjadikan Hambalang, Jawa Barat sebagai tempat pemusatan latihan bagi para atlet senior nasional dan yang sudah siap bertanding di berbagai even olahraga tingkat internasional.

“Dan, nanti juga kita sedang mempertimbangkan untuk bisa melihat Hambalang menjadi tempat untuk sentra atlet senior dan atlet-atlet kita  yang sudah siap untuk bisa bertanding,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali usai menghadiri rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi,  khusus membahas tentang  Desain Besar Olahraga Nasional atau Grand Design Olahraga Nasional, serta  penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, pada 2 – 15 Oktober 2021  dan Peparnas XVI di Papua.

Hadir dalam rapat itu, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Menpora Zainudin Amali. Sumber: BSTV
Menpora Zainudin Amali. Sumber: BSTV

Pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), periode 2004-2014,  Hambalang  sempat digadang-gadang  untuk dijadikan sebagai Pusat Pelatihan, Pendidikan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON).

Namun, pada tahun 2012 pembangunan megaproyek itu berhenti total menyusul  skandal korupsi  yang menyeret sejumlah nama  yaitu mantan Menpora Andi Mallarangeng selaku Pengguna Anggaran, mantan Kabiro Perencanaan Kemenpora Deddy Kusdinar, mantan Direktur Operasional 1 PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Teuku Bagus Mukhamad Noor, mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum.

Proyek itu menyebabkan negara menderita kerugian sebesar Rp706 miliar.  

Menpora mengakui bahwa diperlukan proses yang panjang untuk dapat menjadikan  Hambalang sebagai tempat pemusatan latihan.  

“Tentunya, adalah rangkaian panjang sebab untuk sebuah berprestasi,  menurut para pakar  minimal dibutuhkan waktu 10 tahun atau 10 ribu jam untuk bisa menuju prestasi,” jelas dia.

Menurut Menpora, selain Hambalang, pemerintah juga  berencana  mendirikan 10 sentra pemusatan latihan di  sejumlah daerah.

“Tentu,  kita sesuaikan dengan potensi yang ada. Dan, yang paling dasar adalah potensi talenta ketika di bangku Sekolah Dasar. Pak Mendikbud juga memberikan respons yang sangat luar biasa positif, beliau akan melakukan  tugasnya sesuai dengan  apa yang ada dalam desain besar ini,” katanya.

Lebih lanjut Menpora mengatakan, di sentra-sentra pemusatan latihan ini akan digembleng  anak-anak  berbakat yang memiliki  potensi dan yang sudah terseleksi yaitu usia Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Selanjutnya, yang  usia SMA kita akan dorong ke Cibubur, tempat SKO kita sekarang,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN