Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pimpinan NICU dan koordinator klinik laktasi SHKJ Dr dr Naomi Esthernita F Dewant SpA (K)

Pimpinan NICU dan koordinator klinik laktasi SHKJ Dr dr Naomi Esthernita F Dewant SpA (K)

NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk Telah Tangani 1.900 Pasien

Jumat, 19 Maret 2021 | 15:46 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Fasilitas Neonatal Intensive Care Unit (NICU) tersedia di Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) sejak 2010 dan telah menangani lebih dari 1.900 pasien dari dalam maupun luar kota.

NICU merupakan unit perawatan intensif untuk bayi baru lahir yang memerlukan perawatan khusus seperti bayi prematur, bayi berat lahir rendah, bayi dengan kelainan bawaan, bayi dengan gangguan pernapasan, dan lain-lain.

Advertisement

Pimpinan NICU dan koordinator klinik laktasi SHKJ Dr dr Naomi Esthernita F Dewant SpA (K) mengatakan, beragam kasus yang pernah ditangani oleh NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk antara lain bayi dengan gangguan pernapasan, kelainan jantung, dan kelainan bawaan lainnya seperti lahir tanpa anus.

Selain itu, tim yang terlibat dalam perawatan NICU juga pernah menangani kasus kompleks yakni kondisi bayi prematur BBLSR (Berat Badan Lahir Sangat Rendah) yang disertai kelainan yaitu penyakit membran hialin, kelainan jantung bawaan, infeksi berat, usus terpuntir, penyakit paru kronis, dan hernia.

“Kondisi seperti ini tentunya perlu diberikan penanganan intensif, komprehensif, dan solid di NICU untuk mendapatkan hasil optimal. Penanganan kasus-kasus di NICU yang kompleks memerlukan kerja sama tidak hanya dari tim medis, tapi juga orang tua yang berperan penting dalam proses perawatan, salah satunya mendukung ASI eksklusif,” ungkap dr Naomi di sela perayaan virtual ulang tahun ke-11 NICU SHKJ

Perayaan virtual ulang tahun ke-11 NICU SHKJ.
Perayaan virtual ulang tahun ke-11 NICU SHKJ.

Menurut dr Naomi, Dorongan agar orang tua ikut berjuang terhadap kasus-kasus yang dialami bayi di NICU menjadi tema yang disorot pada peringatan ulang tahun NICU ke-11 dengan tajuk ‘Born Fighter’.

Tim NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk secara khusus mengajak para orang tua terutama yang memiliki kehamilan berisiko seperti kehamilan dengan kelainan bawaan pada janin, pertumbuhan janin terhambat, ibu dengan hipertensi, dan sejenisnya untuk tidak menyerah dan berjuang bersama.

Sementara itu, dokter spesialis kebidanan dan kandungan SHKJ dr Stephen V Mandang SpOG mengatakan orang tua untuk rutin memeriksakan kehamilannya (antenatal care) di fasilitas kesehatan terpadu. Pemeriksaan rutin selama kehamilan atau antenatal care untuk ibu hamil penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin.

“Selain itu, jika ditemukan kondisi ibu dengan kehamilan berisiko tinggi dapat memilih layanan NICU untuk perawatan khusus calon buah hati,” paparnya.

dokter spesialis kebidanan dan kandungan SHKJ dr Stephen V Mandang SpOG
dokter spesialis kebidanan dan kandungan SHKJ dr Stephen V Mandang SpOG

Selain memantau kehamilan dan persalinan, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medik SHKJ dr Indah Retno Wardhani Sp KFR menambahkan orang tua juga didorong untuk memperhatikan tumbuh kembang bayi, terutama bayi dengan risiko tinggi seperti lahir prematur, perawatan pasca-NICU, kondisi down syndrome, dan sejenisnya. Pemantauan berkala dan keseluruhan ini berguna untuk mendeteksi dini jika terjadi hambatan dalam tumbuh kembang seperti keterlambatan motorik, keterlambatan bicara, dan lain-lain.

“Sehingga dapat diatasi dengan cepat dan tepat,” ujar dr Indah.

Pada momen peringatan ulang tahun ke-11 NICU, Siloam Hospitals Kebon Jeruk berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan perawatan komprehensif dan holistik kepada orang tua dan bayi, serta mendorong para orang tua terutama yang memiliki kehamilan berisiko untuk berjuang bersama mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan kuat.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN