Menu
Sign in
@ Contact
Search
Siloam Hospital Kebun Jeruk (SHKJ). Foto: twitter

Siloam Hospital Kebun Jeruk (SHKJ). Foto: twitter

Siloam Kebon Jeruk Hadirkan Pelayanan Terpadu Pasien Gagal Jantung

Sabtu, 8 Mei 2021 | 13:22 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Siloam Hospital Kebon Jeruk (SHKJ) menghadirkan pelayanan terpadu pasien gagal jantung bernama Klinik Gagal Jantung. Layanan yang pertama hadir di rumah sakit swasta di Indonesia ini sangat diperlukan mengingat pengobatan gagal jantung sangatlah kompleks dan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Ditambah lagi, membutuhkan komunikasi yang baik antara pihak medis dengan pasien dan keluarga pasien sangat penting untuk dibangun sejak awal.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP FIHA mengatakan, gagal jantung merupakan gangguan pada otot jantung yang menyebabkan ketidakmampuan jantung untuk memompa darah secara optimal ke seluruh tubuh. Kondisi ini mengakibatkan tidak tercukupinya kebutuhan berbagai organ tubuh akan suplai darah.

“Gagal jantung juga merupakan komplikasi akhir dari berbagai jenis penyakit jantung yang dapat menurunkan kualitas hidup serta usia harapan hidup pasien,” ungkapnya di sela virtual Grand Launching Klinik Gagal Jantung Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Sabtu (8/5)

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP FIHA
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr Leonardo Paskah Suciadi SpJP FIHA

Menurut dr Paskah, berdasarkan data penelitian di Siloam Heart Institute dalam kurun waktu 2019 - 2020, sekitar 3% pasien gagal jantung meninggal selama perawatan di rumah sakit dan sekitar 22.5% pasien lainnya meninggal dalam waktu 6 bulan setelah pulang rawat.

Usia harapan hidup pasien gagal jantung lanjut sangat rendah, bahkan lebih buruk dari usia harapan hidup sebagian besar pasien kanker pada umumnya. Biasanya, penderita gagal jantung umumnya mengeluhkan sesak napas, napas tersengal-sengal dan mudah lelah saat beraktivitas, bengkak kedua tungkai, dada berdebar, serta perut begah dan membesar yang disertai mual, menurunnya nafsu makan dan berat badan.

Selain itu, lanjut dia, terdapat pula berbagai faktor risiko gagal jantung yang harus diwaspadai, antara lain riwayat penyakit jantung koroner atau serangan jantung sebelumnya, hipertensi, penyakit kencing manis atau diabetes, obesitas, kelainan katup jantung, penyakit paru kronik, pecandu alkohol, riwayat keluarga dengan bengkak jantung, serta usia lanjut. Semakin banyak faktor risiko di atas yang dimiliki seseorang, semakin besar risiko untuk menderita gagal jantung.

“Karena sifatnya yang menahun dan progresif seiring waktu, penyakit gagal jantung membutuhkan identifikasi segera dan penanganan tepat sejak awal untuk mencapai hasil optimal,” jelas dia.

Dr Paskah menambahkan pengobatan gagal jantung sangatlah kompleks dan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Oleh karenanya, komunikasi yang baik antara pihak medis dengan pasien dan keluarga pasien sangat penting untuk dibangun sejak awal. Pasien dan keluarga pasien harus mendapatkan edukasi dan informasi yang cukup terkait penyakit serius ini, serta memahami rencana terapi jangka panjang.

“Selain itu, pelayanan multidisiplin subspesialisasi diperlukan pada kasus gagal jantung lanjut karena kompleksitas kasus menuntut pelayanan terapi secara komprehensif, intensif, agresif, dan inovatif,” ujar dr Paskah.

Berangkat dari kebutuhan akan pelayanan khusus bagi pasien gagal jantung, dr Paskah mengatakan Siloam Hospitals Kebon Jeruk secara resmi membuka Klinik Gagal Jantung pada 8 Mei 2021.

Klinik yang dijalankan oleh tim khusus yang berdedikasi di bidang gagal jantung ini merupakan perluasan dari pelayanan prima poli jantung dan pembuluh darah Siloam Heart Institute (SHI). Tim Klinik Gagal Jantung siap memberikan memberikan informasi penting, edukasi, konsultasi, dan telemonitoring secara efektif dan profesional kepada pasien dan keluarga pasien.

“Dengan adanya layanan khusus ini, Siloam Hospitals Kebon Jeruk akan memberikan pendampingan lebih optimal dan terpadu untuk kebutuhan terapi pasien gagal jantung,” tutup dr Paskah.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com