Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro (tengah) memegang trofi Copa America seusai laga final di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Senin (8/7) dini hari. Dalam laga final, Brasil berhasil membungkam Peru dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan Brasil diukir Everton (menit ke-15), Gabriel Jesus (menit ke-45), dan 
Richarlison (penalti menit ke-90). Gol tunggal Peru dicetak 
Jose Paolo Guerrero (menit ke-44).

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro (tengah) memegang trofi Copa America seusai laga final di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Senin (8/7) dini hari. Dalam laga final, Brasil berhasil membungkam Peru dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan Brasil diukir Everton (menit ke-15), Gabriel Jesus (menit ke-45), dan Richarlison (penalti menit ke-90). Gol tunggal Peru dicetak Jose Paolo Guerrero (menit ke-44).

Brasil Juara Copa America 2019

Barcelona dan Atletico Incar Dani Alves

Senin, 8 Juli 2019 | 20:51 WIB
F Rio Winto

JAKARTA, investor.id - Kapten tim nasional sepakbola Brasil di Copa America 2019 Dani Alves, berpeluang kembali bergabung dengan Barcelona atau Atletico Madrid dalam kompetisi La Liga.

Kepastian itu diraih setelah Brasil berhasil membungkam Peru dengan skor 3-1 dalam laga final di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Senin (8/7/2019) dini hari. Tiga gol kemenangan Brasil diukir Everton (menit ke-15), Gabriel Jesus (menit ke-45), dan Richarlison (penalti menit ke-90). Gol tunggal Peru dicetak Jose Paolo Guerrero (menit ke-44).

Seperti dilansir Football Espana, bek kanan Brasil itu mempunyai banyak tawaran setelah memutuskan pergi dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan status bebas kontrak. Namun, Alves baru akan mengumumkan masa depannya selepas perhelatan Copa America 2019.

Kembali bermain dalam La Liga bisa menjadi merupakan hal realistis buat Alves. Apalagi, pemain berusia 36 tahun itu sudah akrab dengan kultur sepakbola La Liga.

Selain itu, pelatih Barcelona, Ernesto Valverde ingin Blaugrana mengontrak kembali Alves selama satu tahun. Dia kepincut dengan penampilan gemilang Alves dalam Copa America 2019.

Sebelumnya, Alves sudah pernah membela El Barca selama delapan musim, yakni sejak 2008 hingga 2016.

Selama delapan musim di Barcelona, Dani Alves sukses mempersembahkan enam gelar La Liga dan tiga trofi Liga Champions.

Tak hanya El Barca, Atletico Madrid juga tertarik memboyong Dani Alves ke Wanda Metropolitano dalam bursa transfer musim panas ini. Alves akan diplot menggantikan Juanfran dan Lucas Hernandez yang akan hengkang dari klub asal Madrid itu.

Selain Barcelona dan Atletico Madrid, klub La Liga yang ingin mendapatkan tandatangan Dani Alves ialah Sevilla, yang merupakan mantan klubnya sebelum gabung El Barca.

Namun, Blaugrana masih menjadi yang terdepan untuk memboyong pemain timnas Brasil itu ke Camp Nou pada musim panas ini.

Pemain Kunci

Keberhasilan Brasil menjadi juara Copa America 2019 tak terlepas dari peran pemain kunci. Berikut tiga pemain yang mempunyai andil besar dalam kesuksesan Brasil dalam Copa America 2019.

Pertama, Alisson Becker. Kiper Liverpool ini tak tergantikan di bawah mistar gawang Brasil selama Copa America 2019. Meskipun, dia harus bersaing dengan kiper Manchester City, Ederson Moraes.

Di bawah pengawalannya, gawang Brasil hanya kebobolan satu kali. Sebiji gol itu pun terjadi dalam partai puncak melawan Peru.

Padahal, dalam laga semifinal, Brasil harus berhadapan dengan Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Namun Alisson membuktikan ketangguhannya di bawah mistar gawang.

Dia membuat satu penyelamatan gemilang terhadap tendangan bebas Messi. Di laga itu, Brasil akhirnya menang 2-0 atas rival abadinya tersebut.

Kedua, Dani Alves. Peran Dani Alves dalam keberhasilan Brasil juga tak bisa disepelekan. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini sanggup menggantikan peran Neymar sebagai kapten.

Bek berusia 36 tahun ini menjelma sebagai pemimpin Brasil di atas lapangan. Dia menyatukan figur-figur senior seperti Thiago Silva, Fernandinho, dan Willian dengan nama-nama muda seperti Roberto Firmino, Arthur, dan Philippe Coutinho.

Andil besar Alves terjadi saat Brasil melawan Argentina. Dalam pertandingan itu, dia dipilih sebagai man of the match. Bagi Alves, gelar Copa America 2019 pun terasa spesial. Pasalnya, ini menjadi gelar ke-40 baginya selama berkarier sebagai pemain sepak bola profesional.

Ketiga, Philippe Coutinho. Menjalani musim yang buruk di Barcelona, Coutinho seolah menemukan permainannya kembali di Brasil. Absennya Neymar membuat mantan pemain Inter Milan ini menjadi andalan untuk mengatur serangan tim.

Kepercayaan dari pelatih Brasil, Tite pun tak disia-siakannya. Sepanjang turnamen, Coutinho mencetak dua gol dan satu assist. Menurut catatan whoscored, presentase operan akurat Coutinho mencapai 86%. Dia juga membuat rata-rata 3,5 tembakan per pertandingan.

Penampilan cemerlang dalam Copa America 2019 kiranya patut membuat Coutinho lega. Paling tidak, hal itu membuat Barcelona mempertimbangkan lagi untuk melepas Coutinho di bursa transfer.

 

 

 

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN