Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Plang nama Gilead Sciences terletak di depan kantor pusatnya di Foster City, California, Amerika Serikat (AS). Obat antivirus  remdesivir produksi Gileas telah diotorisasi FDA sebagao obat Covid-19 (Foto: Justin Sullivan / Getty Images / AFP )

Plang nama Gilead Sciences terletak di depan kantor pusatnya di Foster City, California, Amerika Serikat (AS). Obat antivirus remdesivir produksi Gileas telah diotorisasi FDA sebagao obat Covid-19 (Foto: Justin Sullivan / Getty Images / AFP )

FDA Otorisasi Remdesivir Gilead sebagai Obat Covid-19

Jumat, 23 Oktober 2020 | 06:26 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Kamis menyetujui dan mengotorisasi obat antiviral remdesivir dari Gilead Sciences sebagai pengobatan untuk virus corona.

Pada Mei, FDA memberikan otorisasi obat tersebut untuk penggunaan darurat, dan mengizinkan rumah sakit, dokter untuk menggunakannya pada pasien yang dirawat di rumah sakit, meskipun Remdesivir belum disetujui secara resmi.

Obat intravena telah membantu mempersingkat waktu pemulihan beberapa pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Remdesivir merupakan salah satu obat yang digunakan Presiden Donald Trump ketika positif terkena virus awal bulan ini.

Obat itu akan digunakan untuk pasien Covid-19 yang setidaknya berusia 12 tahun dan membutuhkan rawat inap, kata Gilead. Remdesivir sekarang menjadi obat pertama dan satu-satunya yang sepenuhnya disetujui FDA untuk Covid-19.

Saham Gilead naik lebih dari 5% dalam perdagangan setelah jam kerja.

“Sejak awal pandemi Covid-19, Gilead telah bekerja tanpa henti untuk membantu menemukan solusi untuk krisis kesehatan global ini,” kata CEO Gilead Daniel O'Day dalam sebuah pernyataan.

Remdesivir disetujui atau diotorisasi untuk penggunaan sementara sebagai pengobatan Covid-19 di sekitar 50 negara di seluruh dunia, menurut perusahaan.Obat ini diberikan di rumah sakit melalui infus.

Perusahaan mengatakan obat tersebut hanya boleh diberikan di rumah sakit atau dalam lingkungan perawatan kesehatan yang mampu memberikan perawatan akut yang sebanding dengan perawatan di rumah sakit rawat inap.

Awal bulan ini, sebuah penelitian yang dikoordinasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengindikasikan bahwa obat tersebut "sedikit atau tidak berpengaruh" pada tingkat kematian di antara pasien yang dirawat di rumah sakit. Namun, hal itu terbukti cukup efektif dalam mengurangi waktu pemulihan untuk beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit.

Awal tahun ini, Dr. Anthony Fauci, ahli penyakit menular terkemuka di negara itu, mengatakan bahwa obat tersebut akan menetapkan "standar perawatan baru" untuk pasien Covid-19. Mayoritas pasien yang diobati dengan Remdesivir menerima pengobatan selama lima hari dengan menggunakan enam botol obat.

Gilead juga mengembangkan versi obat hirup, yang akan diberikan melalui nebulizer, alat pengiriman yang dapat mengubah obat cair menjadi kabut. Perusahaan mengatakan obat tersebut tidak dapat diberikan dalam bentuk pil karena kandungan kimianya akan berdampak pada hati.

Remdesivir, sekarang dengan nama merek Veklury, berharga $ 2.340 untuk pengobatan lima hari bagi orang-orang yang tercakup oleh program kesehatan pemerintah dan sistem perawatan kesehatan negara lain, dan $ 3.120 untuk pasien AS dengan jaminan kesehatan swasta.

Perusahaan tersebut mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya akan meningkatkan produksi guna memenuhi kebutuhan rumah sakit di Amerika Serikat dan mengantisipasi memenuhi permintaan global bulan ini.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN