Menu
Sign in
@ Contact
Search
Siloam Hospitals Lippo Village menggelar edukasi melalui diskusi antar keluarga pasien atau pasien rawat pasien.

Siloam Hospitals Lippo Village menggelar edukasi melalui diskusi antar keluarga pasien atau pasien rawat pasien.

Hari Otak Sedunia, Siloam Hospitals Beri Edukasi pada Pasien

Minggu, 24 Juli 2022 | 13:47 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

TANGERANG, Investor.id - Dalam rangka peringatan Hari Otak Sedunia (World Brain Day) yang dirayakan setiap 22 Juli, Siloam Hospitals Lippo Village menggelar edukasi melalui diskusi antar keluarga pasien atau pasien rawat pasien.

Direktur Siloam Hospitals Lippo Village dr. Jeffry Oeswadi menyampaikan, lima hal yang fokus dikampanyekan dalam rangka World Brain Day tahun 2022, yaitup ertama, kesadaran, yakni kesehatan otak sangat penting untuk Kesehatan fisik, mental dan sosial seseorang

Kedua, pencegahan, yakni kebanyakan penyakit otak sebenarnya bisa dicegah. Ketiga, advokasi berupa pendidikan adalah kunci untuk kesehatan otak.

Baca juga: Siloam Hospitals (SILO) Buka International Medical Centre di Labuan Bajo

Keempat, akses yakni kesamaan akses untuk sumber daya, perawatan dan rehabilitasi itu sangat penting untuk kesehatan otak.

"Karena kesehatan otak itu secara khusus memang harus pemiliknya yang menjaga, baik secara fisik maupun mental. Karena para dokter hanya menjaga jika sudah terjadi gejala penyakit terkait organ otak atau dalam proses penyembuhan", tutur Jeffry Oeswadi di Lippo Karawaci Tangerang, Jumat (22/7/2022).

Kelima, merangsang kerja otak secara berkelanjutan.

Dalam keterangan pers tertulis, Minggu (24/7/2022), Jeffry Oeswadi menuturkan menilik betapa pentingnya peran otak, masyarakat harus lebih sadar akan efek kesehatan otak dan memulai upaya pencegahan agar organ ini tak mengalami gangguan.

Sebagai informasi, Siloam Hospitals Lippo Village menggelar edukasi dan diskusi antar keluarga pasien atau pasien rawat pasien. Diskusi yang dikemas dengan suasana santai tersebut mampu menyita lebih dari 20 pasangan pengunjung yang hadir di area lobby rumah sakit.

Dokter Spesialis Bedah Saraf Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) dr. Petra Octavian P Wahjoepramono mengingatkan agar kinerja organ otak dapat terjaga melalui stimulus  saraf agar otak senantiasa berfungsi.

"Konsumsi obat, termasuk kemoterapi bukan penyebab utama seseorang mengalami demensia atau kepikunan, agar otak kita tetap berfungsi dengan baik, cara terbaik adalah dengan menggunakannya," ungkap Petra.

Baca juga: Analis: Inovasi Digital Pacu Kinerja Siloam (SILO), Lippo Karawaci (LPKR) Terimbas Positif

Menurut Petra, timbulnya penyakit pikun/demensia pada usia lanjut, disebabkan karena otak tidak mendapatkan rangsangan, termasuk di dalamnya menjaga kesehatan mental.

"Jadi otak tetap harus dirangsang agar tetap sehat. Misalnya dengan rutin membaca, melukis, berdiskusi atau menjalankan hobi yang bermanfaat dengan tujuan agar kesehatan mental tetap terjaga," pungkas Petra.



 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com