Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Webinar Nutrifood bertajuk manajemen Diabetes selama Pandemi, Selasa (10/11).

Webinar Nutrifood bertajuk manajemen Diabetes selama Pandemi, Selasa (10/11).

Manajemen Diabetes Selama Pandemi Covid-19

Selasa, 10 November 2020 | 20:29 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - American Diabetes Association menyebut penderita diabetes sangat rentan terhadap komplikasi serius yang ditimbulkan oleh infeksi virus. Sehubungan dengan virus SARS CoV-2 penyebab Covid-19, penderita diabetes yang positif terjangkit Covid-19 cenderung mengalami gejala dan komplikasi parah, bahkan kematian jika kadar gula darah tidak terkontrol.

Untuk itu, masyarakat, terutama penderita diabetes dan tenaga kesehatan, harus mengetahui manajemen diabetes selama pandemi agar gula darah terkontrol.

Ketua Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) dr M Subuh MPPM mengatakan berdasarkan data yang diperoleh Adinkes dari BPJS Kesehatan, sepanjang pandemi Covid-19 terjadi penurunan pemenuhan rasio pasien prolanis terkendali/RPPT (termasuk diabetes melitus) yaitu turun hampir 50% (data bulan Februari 2020 dibandingkan Mei 2020) di seluruh Indonesia. Hal itu termasuk karena menurunnya angka kontak peserta JKN ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) juga sejumlah 42%.

Di sisi lain, mayoritas fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan cukup terfokus untuk menangani pasien positif Covid-19, sehingga kapasitas pelayanan untuk penderita diabetes tidak semaksimal sebelumnya.

Hal itu, lanjut Subuh, ditambah Riset Kesehatan Dasar menunjukkan sekitar 70% pasien diabetes melitus tidak terdiagnosis (mengetahui kasusnya), angka ini sangat tinggi untuk perlu manajemen deteksi ke depan. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik, maka kondisi kesehatan penyandang diabetes bisa terus memburuk serta komplikasi penyakit akibat diabetes melitus akan semakin tinggi.

“Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes dan tenaga kesehatan untuk menguasai manajemen diabetes selama pandemi Covid-19 serta melaksanakan SPM Kesehatan terkait diabetes melitus secara baik,” ungkapnya di sela webinar Nutrifood bertajuk 'manajemen Diabetes selama Pandemi', Selasa (10/11).

Webinar Nutrifood bertajuk manajemen Diabetes selama Pandemi, Selasa (10/11).
Webinar Nutrifood bertajuk manajemen Diabetes selama Pandemi, Selasa (10/11).

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kertanegara, Kalimatan Timur, dr Martina Yulianti, SpPD FINASIM MKes menjelaskan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memonitor kondisi kesehatan pasien diabetes di masa pandemi ini. Manajemen diabetes yang dapat tenaga kesehatan lakukan agar kondisi pasien diabetes tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi serius Covid-19.

"Salah satunya  adalah melakukan pemeriksaan gula darah minimal setahun sekali pada penduduk usia produktif 15-59 tahun, serta pada semua ibu hamil," jelas dia. 

Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Prof Dr dr Mardi Santoso DTM&H SpPD-KEMD FINASIM FACE mengatakan, pasien kencing manis/Diabetes Mellitus dianjurkan untuk menjalani manajemen diabetes mandiri selama pandemi Covid-19 dan harus beraktivitas serta tinggal di rumah saja.

“Beberapa hal yang dianjurkan dilakukan pasien adalah Siapkan nomor telepon dokter atau tim medis untuk konsultasi berkala mengenai pengelolaan penyakit DM, antara lain tentang pengobatan, pemantauan gula darah, perubahan pada asupan makanan, aktivitas fisik, keluhan dan lain-lain,” paparnya.

Sementara itu, Head of Corporate Communication Nutrifood Angelique Dewi menambahkan penting bagi masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari diabetes, sedangkan bagi diabetesi diharapkan lebih waspada selama masa pandemi Covid-19.

Baik orang tanpa diabetes maupun penderita diabetes dianjurkan untuk terus menjaga pola makan sehat, menjaga berat badan, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan tinggi serat, memperhatikan porsi dan waktu makan, serta membatasi GGL.

“Selain itu, untuk mencegah risiko terinfeksi Covid-19, disarankan untuk menjaga kebersihan diri termasuk sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, beraktivitas di rumah saja, istirahat cukup, dan jaga jarak serta gunakan masker saat berada di tempat umum,” tutupnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN