Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bupati Sukoharjo Hj  Etik Suryani  bersama Wabup Sukoharjo  Agus Santosa, dan jajaran Muspida serta  CEO Konimex Group Rachmadi Joesoef mengynjungi sentra vaksinasi Covid-19.

Bupati Sukoharjo Hj Etik Suryani bersama Wabup Sukoharjo Agus Santosa, dan jajaran Muspida serta CEO Konimex Group Rachmadi Joesoef mengynjungi sentra vaksinasi Covid-19.

Pemkab Sukoharjo dan Konimex Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:29 WIB
Fajar Widhiyanto

Jakarta - Upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 demi membentuk kekebalan komunal (herd immunity) dipastikan menjadi kunci utama berakhirnya pandemi. Maka langkah dan inisiatif pemberian layanan vaksinasi Covid-19 terus digiatkan, termasuk yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang menggelar vaksinasi dengan bekerja sama dengan Konimex Group.

Pelayanan vaksinasi COVID-19 di sentra vaksinasi yang digelar di The Park Mall Solo Baru mulai Senin (26/7) lalu, diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi ribuan masyarakat Kab Sukoharjo di tengah meningkatnya kasus positif COVID-19 di berbagai wilayah.

Kegiatan vaksinasi dosis satu ini direncanakan untuk berjalan selama beberapa hari ke depan, lalu diikuti masa 28 hari untuk berikutnya dilanjutkan dengan penyuntikan dosis kedua. Adapun target peserta penerima vaksinasi Covid-19 yang dapat mendaftarkan diri melalui Aplikasi Halodoc adalah masyarakat umum yang berusia minimal 18 tahun pemegang KTP Sukoharjo.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengungkapkan apresiasinya terhadap pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Sukoharjo. “Saat ini pemerintah Kabupaten Sukoharjo masih terus bekerja keras untuk meningkatkan cakupan vaksinasi yang saat ini masih berada di angka 13,95 % atau 100.415 penduduk. Oleh karena itu upaya kami untuk terus melakukan percepatan vaksinasi bahkan di situasi PPKM Darurat ini tidak pernah surut demi memastikan masyarakat mendapatkan akses vaksin sebagai bagian dari upaya menurunkan kasus COVID-19. Oleh karena itu, saya berterima kasih pada Konimex, Halodoc, dan The Park Mall telah membantu memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi hari ini,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (28/7).

Kedepannya Etik Suryani berharap dukungan dari berbagai pihak dan selalu berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan serta Pemprov Jateng agar kuota vaksin Covid-19 di Sukoharjo ditambah sehingga mencapai target dari Kemenkes sebesar 719.754 penduduk tervaksin.

Dukungan yang sangat besar dari Konimex Group yang merupakan perusahaan asli Sukoharjo berharap dapat terus memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia pada percepatan program Vaksinasi Covid-19. “Kabupaten Sukoharjo memiliki tempat spesial bagi perjalanan Konimex Group selama 54 tahun. Selaras dengan komitmen kami dalam menyehatkan semua orang, penyelenggaraan vaksinasi ini adalah bentuk kontribusi kami dalam mempercepat penyelesaian pandemi di Indonesia,” sebut Chief Strategy Officer Konimex Group Edward Setiawan Joesoef.

Menjadi lokasi vaksinasi COVID-19 bukan lah kali pertama bagi The Park Mall. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan juga pihak-pihak lain yang telah memberikan kepercayaan dan tanggung jawab pada The Park Mall Solo Baru untuk ambil bagian dalam kegiatan ini. Tentunya kami berharap dengan percepatan vaksinasi ini dapat turut mempercepat selesainya PPKM Darurat dan pemulihan ekonomi,” kata Business & Marketing Director The Park Mall Solo Baru Danny Johannes.

Walaupun terdapat penyesuaian dalam proses pendaftaran melalui aplikasi Halodoc, animo masyarakat tetap tinggi. Terbukti bahwa selang beberapa jam pendaftaran dibuka, slot jadwal vaksinasi telah penuh hingga 7 hari kedepan. Antusiasme warga Sukoharjo terhadap vaksinasi Covid-19 ini dapat dikatakan sebagai dukungan serta tanggung jawab moral masyarakat terhadap lingkungan sekitar demi terciptanya kekebalan kelompok. Diharapkan program ini juga dapat mendukung PPKM Darurat dengan kebut vaksinasi sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi.

Sementara itu dr. Irwan Heriyanto, MARS selaku Chief of Medical Halodoc menyampaikan bahwa sebagai mitra resmi pertama dari Kemenkes RI untuk vaksinasi massal, Halodoc akan terus berkomitmen untuk memperluas fasilitasi vaksinasi COVID-19 yang kini telah membantu lebih dari 250.000 masyarakat mendapatkan akses pada vaksin ini.

Selain itu, Irwan turut memberikan beberapa rekomendasi bagi warga Sukoharjo yang baru saja menerima vaksin dosis pertama, di antaranya untuk menghubungi PIC vaksinasi yang tertera di kartu vaksin atau gunakan layanan telemedisin dari rumah, jika ada warga yang merasa gejala pasca vaksinasi berkepanjangan atau intensitas nyeri yang bertambah kendati sudah mengkonsumsi obat.

Menurut Irwan, gejala pasca vaksinasi sangat mungkin terjadi dan membuat tubuh mengeluarkan reaksi ringan seperti pusing, demam, nyeri di area suntik, atau mual. Hal ini sangat wajar terjadi, jika warga mengalami hal ini setelah observasi selesai, pastikan langsung mengkonsumsi Paracetamol dan gejala akan membaik dengan sendirinya.

Ia juga menekankan pentingnya mengikuti protokol kesehatan selama masa PPKM Darurat termasuk menghindari aktivitas di luar rumah untuk beberapa hari kedepan. Jika memungkinkan, lakukan kerja dari rumah (Work from Home) agar kemungkinan transmisi virus COVID-19 lebih rendah saat tubuh masih dalam tahap penyesuaian dengan vaksin.

Terakhir ia merekomendasikan banyak istirahat dan mengkonsumsi makanan bergizi Ia juga menyebut mengkonsumsi air kelapa hijau murni juga dapat membantu memperkuat imun tubuh.

“Meski telah divaksin, tidak menjadikan tubuh kebal COVID-19. Untuk itu, tetap patuhi protokol kesehatan 5M seperti menggunakan masker double, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” kata Bupati Etik Suryani.

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN