Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Fragmen Tari meriahkan penutupan Nusa Penida Festival 2019

Fragmen Tari meriahkan penutupan Nusa Penida Festival 2019

Wisatawan Tumpah Ruah di Kemeriahan Nusa Penida Festival 2019

Mardiana Makmun, Rabu, 9 Oktober 2019 | 21:17 WIB

JAKARTA, Investor.id - Nusa Penida Festival (NPF) 2019 yang diadakan di pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, sejak 5-8 Oktober 2019, resmi ditutup. Penutupan dimeriahkan oleh berbagai musisi dan dihadiri oleh Deputi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK) Sonny Harry B Harmadi dan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang ditandai dengan pemukulan kentongan dan penyerahan dokumen potensi desa usulan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN).

Wistawan lokal dan mancanegara tumpah ruah dalam penutupan NPF. “Wisatawan lokal maupun mancanegara ikut menikmati dalam acara penutupan NPF tahun ini, membuktikan bahwa antusiasme sangat tinggi untuk acara NPF," kata Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam keterangan pers, Rabu (9/10).

Suwirta mengatakan dalam acara penutupan NPF 2019 terdapat beberapa rangkaian acara yang dimeriahkan oleh musisi Nasional. 

“Di acara penutupan NPF kali ini, kami menghadirkan karnaval dan dimeriahkan oleh musisi Nasional seperti Johny Agung, Tipe X, DJ Denada," ujar Suwirta

“Kami berusaha untuk terus memajukan kebudayaan dan kekayaan alam, dengan menghadirkan karnaval yang diikuti oleh warga lokal untuk menunjukan kepada pengunjung bahwa Klungkung memiliki kekayaan alam dan budaya," lanjut Suwirta.

Dalam pidatonya I Nyoman Suwirta menghimbau kepada seluruh masyarakat Klungkung khususnya Nusa Penida meskipun pariwisata Nusa Penida telah berkembang dengan pesat, namun kegiatan promosi harus tetap dilakukan serta tidak hanya mengandalkan laut namun juga mengembangkan kerajinan UKM 

"Jangan mengantungkan hidup sepenuhnya pada pariwisata saja. Bidang lain seperti pertanian dan pertenakan hendaknya juga tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi. Karena jika suatu saat pariwisata alami goncangan maka ekonomi tidak ikut akan jatuh," pesan Suwirta.

“Ketika mata pencaharian sudah mengandalkan pariwisata, maka kita juga perlu mejaga alam dan perilaku kita dengan baik dengan tidak membuang sampah sembarangan dan meminimalisasi penggunaan plastik. Kita juga tidak perlu sombong ketika pariwisata Nusa Penida sudah maju agar kita tidak akan mengalami guncangan ekonomi," saran Suwirta. 

Sementara itu Deputi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK) Sonny Harry B Harmadi mengaku terpukau setelah menyaksikan keragaman atraksi budaya di Nusa Penida lewat karnaval budaya

“Saya sangat kagum ketika tadi melihat karnaval budaya, saya yakin jika seluruh elemen masyarakat memiliki tekad yang kuat untuk membangun Nusa Penida, maka Nusa Penida akan semakin maju dari segi infrastuktur dan perekonomian," tambah Sonny.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA