Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Indef: Yang Paling Butuh Insentif Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2015 | 11:33 WIB
Oleh Novy Lumanauw dan Yosi Winosa (redaksi@investor.id)

Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan, sebenarnya yang paling membutuhkan insentif adalah kawasan industri (KI).


Dia juga mengatakan, pemerintah harus menjelaskan apa yang dimaksud kawasan ekonomi khusus (KEK) maupun kawasan berikat nusantara (KBN) sehingga tidak terjadi diskriminasi dalam hal pemberian insentif. Misalnya di kawasan industri tertentu dapat insentif, sedangkan di kawasan industri lain tidak dapat insentif.


“Semestinya tidak ada perbedaan, yang penting bisa memberikan kontribusi untuk ekspor dan meningkatkan daya saing,” kata dia.


Mengenai percepatan penyerapan dana APBN tahun 2016, Enny mengatakan harus ada kepastian mengenai proyekproyek infrastruktur yang akan dikerjakan. Arah kebijakan pembangunan infrastruktur harus memiliki desain yang jelas dan harus betul-betul ada perencanaan serta ditender jauh-jauh hari.


“Presiden Jokowi bisa menggenjot penyerapan anggaran di awal tahun 2016 karena sudah punya APBN 2016 yang telah disahkan DPR pekan lalu,” kata dia. (sumber lain/jn)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN