Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Photo/Mohammad Defrizal

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Photo/Mohammad Defrizal

Menteri BUMN akan Evaluasi Kinerja Komisaris Setiap Tahun

Kamis, 16 September 2021 | 21:35 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan mengevaluasi kinerja dewan komisaris dan dewan pengawas BUMN setiap tahun. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE-9/MBU/09/2021 tentang Evaluasi Kinerja Anggota Dewan Komisaris atau Dewan Pengawas BUMN.

Beleid ini ditetapkan pada 10 September 2021 dan ditandatangani oleh Erick.

"Menteri melakukan evaluasi terhadap kinerja dewan komisaris atau dewan pengawas BUMN secara tahunan tanpa mengurangi hak RUPS/Menteri untuk memberhentikan sewaktu-waktu,” tulis aturan tersebut, dikutip Kamis (16/9).

Selain itu, evaluasi terhadap kinerja anggota Dewan Komisaris atau Dewan pengawas BUMN dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa  hal. Pertama pencapaian program-program Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN, Indikator Pencapaian Kinerja Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN, dan  masukan dari Direksi, stakeholder, dan pihak lainnya yang relevan apabila dipandang perlu oleh Menteri BUMN.

Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas berkewajiban untuk senantiasa meningkatkan kompetensi yang terkait dengan tugas pengawasannya sesuai dengan bidang usaha masing-masing BUMN dimana yang besangkutan bertugas.

Adapun program-program yang dimaksud yakni mengikuti program-program yang diselenggarakan forum human capital Indonesia (FHCI) atau BUMN center of excellence (BCE) yang diperuntukan bagi Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN.

“Mengikuti program-program terkait bdiang usaha BUMN dimana yang bersangkutan bertugas yang diselenggarakan oleh regulator sektoral dan atau institusi lain yang mempunyai kewenangan dan atau keahlian di bidang usaha BUMN yang dimaksud,” papar beleid.

Selain itu, dewan komisaris atau dewan pengawas juga didorong untuk mengikuti program-program yang terkait  dengan korporasi, govermance, risk management, dan lain-lain yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga yang berkompeten sesuai dengan bidangnya.

“Terhadap BUMN terbuka (go public) berlaku ketentuan dalam surat edaran ini sepanjang tidak diatur lain dalam peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.”

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN