Menu
Sign in
@ Contact
Search
Salah satu tol Grup Waskita. Foto: PT Waskita Karya Tbk (WSKT)

Salah satu tol Grup Waskita. Foto: PT Waskita Karya Tbk (WSKT)

Tol Waskita Karya Dilirik Investor

Sabtu, 13 Juli 2019 | 09:00 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) sebagai perusahaan konstruksi sekaligus investor jalan tol yang memiliki konsesi sepanjang 1.019 kilometer (km) dari 18 ruas di Pulau Jawa dan Sumatera, akan melakukan divestasi saham pada BUJT pemegang konsesi dua ruas tol tahun ini, termasuk tol Trans Jawa.

“Saat ini, ada beberapa calon investor dari dalam dan luar negeri yang menyatakan minatnya dan sedang kami jajaki,” ungkap Director of Business Development & QSHE Waskita Karya Fery Hendriyanto di Jakarta, Sabtu (13/7).

Waskita Karya berupaya mencari calon investor yang berniat membeli konsesi sebagian ruas tol secara permanen. Sebab, Grup Waskita tidak bermaksud menjadi operator tol, melainkan investor.

Sementara itu, hingga Mei 2019, Waskita Karya mengantongi kontrak baru sebesar Rp 7,2 triliun. Perolehan kontrak baru tersebut ditopang oleh sejumlah proyek besar.

Proyek-proyek itu antara lain Bandara Juanda Rp 623 miliar, Masjid Istiqlal Rp 423 miliar, Jalan Tol Becakayu Seksi 2A senilai Rp 773 miliar, Bandara Hasanudin Makasar Rp 422 miliar, dan Rest Area Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar Rp 343 miliar.

Adapun potensi arus kas masuk dari aktivitas operasional Waskita Karya selama 2019 diperkirakan mencapai Rp 55 triliun. Arus kas itu berasal dari proyek turnkey Rp 26,5 triliun yang diharapkan selesai tahun ini, serta proyek konvensional Rp 29 triliun yang terdiri dari pekerjaan proyek berbasis progres.

Selain itu, perseroan berpotensi memperoleh pengembalian dana talangan tanah sebesar Rp 7,8 triliun. Dengan demikian, tahun ini, Waskita Karya diperkirakan mendapatkan kas masuk sekitar Rp 63 triliun.

Di sisi lain, Waskita Karya meningkatkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) melalui ISO 45001:2018. Perseroan telah mengadakan pelatihan auditor internal ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management System pada 8-10 Juli 2019 di Jakarta.

Kegiatan ini diadakan dalam upaya peningkatan berkelanjutan kompetensi sumber daya manusia internal auditor QHSE, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Kegiatan ini juga merupakan tahapan final menuju kegiatan audit internal rutin dan eksternal tahunan integrasi sistem manajemen ISO 45001:2018, 9001:2015 dan 14001:2015 oleh SGS pada kuartal III-2019.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com