Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produk Wahana Interfood Nusantara

Produk Wahana Interfood Nusantara

Wahana Interfood Rencanakan Emisi MTN Rp 100 Miliar

Rabu, 22 Juli 2020 | 11:31 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id -  PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) berencana menerbitkan efek bersifat utang, yaitu medium term notes (MTN) I senilai Rp 100 miliar. Dana hasil emisi tersbeut akan digunakan untuk melunasi utang dan modal kerja.

MTN ini rencananya dilepas dengan tenor tiga tahun dan tingkat bunga 12% per tahun. "MTN diterbitkan tanpa jaminan khusus (clean basis)," tulis perseroan dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu, (22/7).

Dengan penerbitan MTN tersebut, likuiditas jangka pendek perseroan diharapkan lebih kuat, kinerja operasi meningkat, dan perseroan bisa mengelola kebutuhan bahan baku produksi dengan lebih baik. "Penerbitan MTN juga bertujuan untuk menambah sumber pendanaan jangka panjang dan mengurangi ketergantungan pada sumber pendanaan jangka pendek," kata dia.

Penerbitan MTN ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham perseroan, karena aksi ini tergolong transaksi material. Penerbitan MTN dengan nilai pokok Rp 100 miliar merupakan 90,37% dari ekuitas perseroan yang mencapai Rp 110,66 miliar sehingga masuk dalam transaksi material. Wahana Interfood berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mendapatkan persetujuan penerbitan surat utang pada 27 Agustus 2020.

Hingga kuartal I-2020, perseroan memiliki liabilitas jangka pendek sebesar Rp 108,21 miliar, lebih rendah dibandingkan liabilitas pada akhir 2019 yang mencapai Rp 124,83 miliar. Sementara liabilitas jangka panjang perseroan pada periode kuartal I-2020 mencapai Rp 24,86 miliar, meningkat dibandingkan dengan akhir 2019 yang mencapai Rp 16,24 miliar. Dengan kontribusi liabilitas jangka panjang dan liabilitas jangka pendek tersebut, total liabilitas perseroan pada kuartal I-2020 mencapai Rp 133,08 miliar.

Sedangkan aset perseroan mencapai Rp 243,74 miliar pada kuartal I-2020. Aset ini terdiri dari aset lancar yang mencapai Rp 139,46 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp 104,27 miliar.

Kemudian, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,3 miliar pada periode tiga bulan awal di 2020. Laba ini meningkat dibandingkan akhir 2019 yang mencapai Rp 1,12 miliar. Peningkatan laba bersih ini bersumber dari penjualan bersih yang meningkat dari Rp 19,93 miliar pada akhir 2019 menjadi Rp 28,87 miliar pada kuartal I-2020.

Hingga kuartal I-2020, saham Wahana Interfood paling banyak dimiliki oleh PT Inter Jaya Corpora sebanyak 44,19% dari total kepemilikan saham. Selanjutnya, PT Granali Budi Berjaya memiliki saham sebanyak 9,87% dan sisanya oleh masyarakat sebanyak 45,22%.

Sebelumnya, Granali Budi Berjaya melepas 4,83 juta unit saham Wahana Interfood sebanyak 4,83 juta unit. Granali Budi Berjaya melepas saham tersebut dengan harga Rp 930 atau secara total transaksi mencapai Rp 4,5 miliar. Pelepasan saham tersebut membuat saham Granali Budi di Wahana Interfood menurun dari 60,12 juta unit saham atau 15,47% menjadi 55,28 juta unit saham atau 10,47%.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN