Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT)

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT)

Penyerapan "Capex" Austindo Nusantara Tahun 2020 Diperkirakan Hanya US$ 33,4 Juta

Senin, 23 November 2020 | 18:10 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor,id - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memperkirakan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini hanya terserap US$ 33,4 juta dari target awal sebesar US$ 60,2 juta.

Direktur Keuangan Austindo Nusantara Jaya Lucas Kurniawan mengatakan, rendahnya penyerapan tersebut dipengaruhi atas berlanjutnya penurunan harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sejak tahun 2018. Penurunan ini membuat perseroan mengubah fokus penggunaan belanja modal ke hal yang bersifat strategis dan mendukung penghasilan perusahaan sejak tahun 2019.

"Hal yang serupa juga diterapkan perseroan terkait penggunaan belanja modal tahun 2020, namun dengan tidak ada penundaan rencana kerja yang disusun," jelas dia dalam Paparan Publik Virtual pada Senin, (23/11).

Rendahnya penyerapan anggaran belanja modal tahun ini, ungkap dia, juga dipengaruhi atas tertundanya instalasi dan impor mesin. Pasalnya, pandemi Covid-19 saat ini menyulitkan tenaga ahli untuk melakukan pemasangan mesin tersebut.

Terkait tahun 2020, dia mengatakan, perusahaan belum menetapkan total anggaran belanja modal. Namun pihaknya menjelaskan belanja modal tahun depan akan difokuskan untuk memelihara tanaman muda hingga menjadi tanaman yang menghasilkan.

"Program kerja tahun 2021 lainnya adalah menyelesaikan sebagian kecil dari pekerjaan lini kedua pabrik kelapa sawit di Kalimantan Barat serta penyelesaian instalasi proses pertumbuhan edamame di Jember," kata dia.

Tahun depan, Presiden Direktur Austindo Nusantara Jaya Istini T Siddharta melanjutkan, pihaknya berencana untuk memperluas pasar penjualan sagu dan edamame ke Laos. Rencana ini seharusnya diwujudkan tahun ini, namun terhambat akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sementara dari segi produksi, perseroan menargetkan produksi sagu bisa meningkat tiga kali lipat dari dari produksi tahun ini. Begitu juga dengan produksi edamame ditargetkan naik hingga dua kali lipat. "Peningkatan produksi sebetulnya akan dilakukan tahun ini, namun karena ada Covid-19, sehingga usaha pemasaran luar negeri jadi terhambat," papar dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN